I.League Umumkan 18 Stadion Klub Super League Lolos Evaluasi Infrastruktur Musim 2026/27

- Senin, 08 Juni 2026 | 18:50 WIB
I.League Umumkan 18 Stadion Klub Super League Lolos Evaluasi Infrastruktur Musim 2026/27
PARADAPOS.COM - I.League secara resmi mengumumkan hasil evaluasi infrastruktur stadion yang diajukan oleh klub-klub peserta kompetisi sepak bola profesional Indonesia dalam proses Club Licensing Cycle 2025/26. Evaluasi ini menjadi langkah krusial untuk memastikan kesiapan arena pertandingan menjelang musim kompetisi 2026/27. Sebanyak 18 klub peserta Super League telah mengajukan stadion kandang masing-masing, dengan beberapa klub bahkan menyiapkan lebih dari satu opsi untuk mengantisipasi kebutuhan operasional selama musim bergulir.

Proses Evaluasi dan Standar Infrastruktur

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap stadion yang diajukan setiap klub sebagai kandang utama. Penilaian mencakup berbagai aspek infrastruktur, mulai dari kapasitas tribun, kualitas rumput, hingga fasilitas pendukung seperti ruang ganti pemain dan area media. Tujuannya jelas: memastikan setiap pertandingan dapat berlangsung sesuai standar kompetisi profesional yang telah ditetapkan. “Evaluasi stadion merupakan bagian dari proses club licensing yang bertujuan memastikan infrastruktur yang diajukan klub memenuhi standar yang telah ditetapkan. Hasil evaluasi ini menjadi salah satu dasar dalam perencanaan dan penyusunan operasional kompetisi musim 2026/27,” kata Ferry Paulus dalam keterangan resminya. Proses ini tidak berhenti sampai di sini. Meskipun sejumlah stadion telah dinyatakan lolos tahap evaluasi infrastruktur, I.League menegaskan bahwa daftar tersebut belum menjadi penetapan final. Penentuan arena pertandingan masih akan melalui verifikasi lanjutan, inspeksi operasional, serta pemenuhan sejumlah persyaratan kompetisi lainnya. Penggunaan stadion pun dapat berubah apabila terdapat renovasi, peningkatan fasilitas, atau kebutuhan teknis lain yang harus dipenuhi oleh klub.

Klub dengan Opsi Stadion Ganda

Beberapa klub menunjukkan kesiapan ekstra dengan mengajukan lebih dari satu stadion. Persija Jakarta, misalnya, mendaftarkan dua venue sekaligus: Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Jakarta International Stadium (JIS). Langkah serupa diambil oleh Dewa United Banten FC yang mengajukan Banten International Stadium dan Stadion Indomilk Arena sebagai opsi kandang. Fenomena ini menunjukkan bahwa klub-klub mulai berpikir antisipatif terhadap berbagai kemungkinan, seperti jadwal yang padat atau kondisi stadion utama yang mungkin memerlukan perawatan. Ini juga menjadi sinyal positif bagi perkembangan infrastruktur sepak bola nasional.

Klub Promosi Siap Tempur

Tak ketinggalan, klub-klub promosi yang akan menjalani musim perdana di Super League juga telah menentukan markas mereka. Persijap Jepara mengajukan Stadion Gelora Bumi Kartini, PSIM Yogyakarta memilih Stadion Sultan Agung, sementara Adhyaksa FC mendaftarkan Banten International Stadium sebagai kandang. Keputusan ini tentu bukan tanpa pertimbangan. Stadion-stadion tersebut harus memenuhi standar yang ketat, mengingat atmosfer kompetisi di kasta tertinggi tentu berbeda dengan level di bawahnya. Bagi klub promosi, kelayakan infrastruktur menjadi salah satu modal awal untuk bisa bersaing.

Langkah Selanjutnya Menuju Musim 2026/27

Dengan rampungnya tahapan evaluasi infrastruktur, klub-klub peserta kini melanjutkan proses pemenuhan persyaratan lisensi klub lainnya. Ini adalah bagian dari persiapan menuju musim baru yang semakin dekat. Setiap klub harus memastikan tidak hanya stadion yang layak, tetapi juga aspek administratif, finansial, dan sumber daya manusia yang sesuai regulasi. Berikut adalah daftar stadion kandang klub Super League 2026/27 yang lolos evaluasi infrastruktur: 1. Arema FC – Stadion Kanjuruhan 2. Bali United FC – Stadion Kapten I Wayan Dipta 3. Bhayangkara Presisi Lampung FC – Stadion Sumpah Pemuda 4. Borneo FC Samarinda – Stadion Segiri 5. Dewa United Banten FC – Banten International Stadium dan Stadion Indomilk Arena 6. Madura United FC – Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan 7. Malut United FC – Stadion Kie Raha 8. Persebaya Surabaya – Stadion Gelora Bung Tomo 9. Persib Bandung – Stadion Gelora Bandung Lautan Api 10. Persija Jakarta – Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Jakarta International Stadium 11. Persijap Jepara – Stadion Gelora Bumi Kartini 12. Persik Kediri – Stadion Brawijaya 13. Garudayaksa FC – Stadion Pakansari 14. Persita Tangerang – Stadion Indomilk Arena 15. PSS Sleman – Stadion Maguwoharjo 16. PSIM Yogyakarta – Stadion Sultan Agung 17. PSM Makassar – Stadion BJ Habibie 18. Adhyaksa FC – Banten International Stadium Proses verifikasi dan inspeksi lanjutan masih akan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan. I.League berkomitmen untuk terus memantau perkembangan dan memastikan bahwa setiap stadion yang digunakan benar-benar siap menyambut para pemain, ofisial, dan tentu saja para suporter yang setia mendukung tim kesayangannya.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar