PARADAPOS.COM - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menanggapi dengan santai sekaligus sarkas kehadiran pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) pada Selasa (9/6) malam WIB. Kim Sang-sik diduga datang untuk memata-matai permainan Skuad Garuda jelang Piala AFF. Herdman menegaskan bahwa tim yang diturunkan saat FIFA Matchday melawan Mozambik sangat berbeda dengan yang akan ia bawa di turnamen nanti, sehingga aksi pemantauan itu dianggapnya tidak akan membuahkan hasil.
Kedatangan Kim Sang-sik di GBK
Kim Sang-sik terlihat duduk di tribun GBK bersama asistennya, mengamati laga uji coba antara Indonesia dan Mozambik. Momen ini langsung memicu spekulasi bahwa ia tengah mengumpulkan informasi taktik untuk persiapan Piala AFF. Atmosfer di stadion memang cukup panas, namun Herdman justru menyikapinya dengan kepala dingin.
Respon Tenang John Herdman
Pelatih asal Inggris itu tidak ambil pusing dengan kehadiran rivalnya. Menurutnya, skuad yang ia turunkan malam itu—yang diperkuat oleh pemain-pemain Eropa—hanyalah bagian dari program FIFA Matchday. Komposisi pemain untuk Piala AFF nanti, tegasnya, akan diisi oleh talenta lokal dari Liga Indonesia.
“Ya, soal pelatih Vietnam yang hadir malam ini, tentu dia sedang melakukan pemantauan. Saya tidak yakin tim yang kami tampilkan sekarang akan sama dengan tim yang bermain di AFF nanti. Gaya bermainnya akan berbeda, formasinya berbeda, dan pendekatannya juga berbeda, yang sudah kami persiapkan sejak Mei,” ujar Herdman usai laga melawan Mozambik.
Ia menambahkan, “Jeda FIFA bulan Juni [lawan Oman dan Mozambik] memang berbeda, karena kami diperkuat pemain-pemain yang bermain di Eropa.”
Sindiran Halus untuk Sang Mata-mata
Tanpa menahan nada sinis, Herdman pun melontarkan harapan yang terkesan menyindir. Ia berharap Kim Sang-sik mendapatkan sesuatu yang berharga dari hasil pemantauannya malam itu—meski ia sendiri sudah memastikan bahwa strategi di Piala AFF nanti akan sangat berbeda.
“Piala AFF nanti [Timnas Indonesia] akan berbeda. Mudah-mudahan dia sempat melihat beberapa pemain. Dan ya, semoga dia berhasil,” tutupnya dengan senyum tipis.
Strategi Berbeda untuk Piala AFF
Herdman telah menyusun rencana matang untuk turnamen yang akan bergulir pada 24 Juli mendatang. Ia lebih memilih mengandalkan pemain-pemain yang berlaga di kompetisi domestik. Keputusan ini diambil untuk menjaga kesegaran fisik pemain serta membangun chemistry yang sudah terbentuk di liga lokal.
Skuad Garuda sendiri tergabung dalam Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Persaingan dipastikan akan berjalan ketat, terutama melawan Vietnam yang notabene menjadi lawan utama di fase grup.
Editor: Wahyu Pradana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Wamenkes Apresiasi Jawa Tengah Raih Capaian Tertinggi Program Cek Kesehatan Gratis Nasional
Yamaha Racing Indonesia Targetkan Podium di Seri Ketiga ARRC Motegi
Brigjen Faizal Serahkan Jabatan Dirgakkum Korlantas ke Kombes Made Agus, Kakorlantas Tekankan Penegakan Hukum Humanis dan Optimalisasi ETLE
IHSG Berbalik Arah ke Zona Hijau di Tengah Tekanan Geopolitik Global, Target Level 6.000