PARADAPOS.COM - Polrestabes Bandung bersama Pemerintah Kota Bandung dan TNI menggelar patroli gabungan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, khususnya saat libur sekolah. Ratusan personel gabungan diterjunkan di sejumlah titik rawan di Kota Bandung. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Bandung M Farhan dan Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi dalam sebuah apel di Jalan Sukarno, Bandung, pada Jumat, 12 Juni 2026.
Lonjakan Aktivitas Saat Libur Sekolah Jadi Perhatian Utama
M Farhan menekankan bahwa momen libur sekolah merupakan "peak season" yang membawa peningkatan jumlah pengunjung ke Kota Bandung. Ia menyebut hal ini menjadi alasan utama perlunya pengamanan ekstra.
“Urgensinya, kita sudah memasuki "peak season" dari masa liburan sekolah. Biasanya pada libur sekolah ini orang banyak sekali datang ke sini, maka kita mesti memastikan semua yang datang ke Kota Bandung itu betul-betul merasakan keamanan,” ucap Farhan usai memimpin apel.
Dalam beberapa pekan terakhir, kata Farhan, sejumlah kejahatan jalanan memang telah terjadi. Ia mengungkapkan bahwa para pelaku didominasi oleh anak muda, bahkan sebagian besar masih di bawah umur.
Pelaku Kejahatan Jalanan Didominasi Remaja di Bawah 16 Tahun
Fenomena ini, menurut Farhan, berkaitan dengan energi berlebih yang dimiliki anak-anak pada usia tersebut. Ia menekankan perlunya tindakan cepat agar hal serupa tidak meluas.
“Ketika anak-anak kelebihan energi ini, ya ada beberapa yang kemudian menyalurkannya lewat kegiatan-kegiatan yang dikhawatirkan melanggar hukum ya. Itu memang rata-rata usia berapa para pelanggar itu ya? Di bawah 16 (tahun), masih pada remaja. Jadi memang kita harus segera tekan ini, jangan sampai muncul lagi,” jelas dia.
350 Personel dan 100 Kendaraan Dikerahkan dalam Tiga Zona
Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Dedi Supriyadi memaparkan rincian operasi. Patroli gabungan ini melibatkan 350 personel yang didukung oleh sekitar 100 unit kendaraan roda dua dan roda empat.
“Untuk kekuatan tim yang diterjunkan malam ini sekitar 350 personel. Kemudian kendaraan yang digunakan yaitu roda empat dan roda dua sekitar 100 unit. Ini dibagi tiga zona,” ucap Dedi.
Pembagian zona tersebut mencakup wilayah Bandung Tengah, Barat, dan Timur. Langkah ini diambil untuk memastikan cakupan pengamanan yang merata di seluruh penjuru kota.
Prioritas: Preventif, Namun Tindakan Tegas Siap Diterapkan
Dedi menegaskan bahwa patroli ini pada dasarnya bersifat preventif. Namun, ia tidak menutup kemungkinan untuk mengambil langkah lebih keras jika diperlukan.
“Pada prinsipnya kegiatan patroli ini kan kegiatan preventif ya. Ya tentu. Saya sudah perintahkan terhadap kejahatan yang mengancam jiwa ataupun nyawa orang lain, tentu kami akan melakukan tindakan tegas dan terukur. Tetapi apabila pelakunya anak-anak, maka yang diutamakan adalah pembinaan dan perlindungan,” jelas Dedi.
Suasana di lokasi apel tampak khidmat. Para personel dari unsur kepolisian, TNI, dan Satpol PP berbaris rapi di bawah lampu penerangan jalan. Wali Kota dan Kapolrestabes berdiri berdampingan, memantau kesiapan pasukan sebelum mereka bergerak menyebar ke titik-titik rawan.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Mantan Ketum Kesthuri Ajukan Praperadilan atas Penetapan Tersangka Korupsi Kuota Haji
Tiga UMKM Lokal Bersaing Raih Investasi dan Pendampingan di Juragan Jaman Now Season 5
Satu dari Empat Serangan Stroke Terjadi Saat Tidur, Pakar Ingatkan Risiko Terlewatnya Masa Kritis
Qatar vs Swiss: Duel Perdana Grup B Piala Dunia 2026, Kemenangan Jadi Kunci Puncak Klasemen