Ratusan Jemaah Haji Gelombang Kedua Mulai Tinggalkan Madinah, Haru dan Doa Warnai Kepulangan

- Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00 WIB
Ratusan Jemaah Haji Gelombang Kedua Mulai Tinggalkan Madinah, Haru dan Doa Warnai Kepulangan
PARADAPOS.COM - Ratusan jemaah haji gelombang kedua mulai meninggalkan Madinah pada Senin, 15 Juni 2026, menandai berakhirnya rangkaian ibadah di Kota Nabi. Bus telah bersiap di depan hotel, koper sudah dikirim, dan langkah kaki para jemaah perlahan menjauh dari penginapan, membawa serta kenangan serta kerinduan yang mendalam. Suasana haru menyelimuti prosesi kepulangan ini, di mana sebagian jemaah justru membawa pulang sesuatu yang lebih berharga dari sekadar barang atau oleh-oleh: cerita, doa, dan pengalaman spiritual yang akan dibagikan kepada keluarga di kampung halaman.

Perpisahan dengan Masjid Nabawi

Di tengah kesibukan kepulangan, banyak jemaah yang berjalan dengan mata berkaca-kaca. Mereka harus berpisah dengan Masjid Nabawi, tempat yang selama beberapa hari menjadi lokasi ibadah dan perenungan. Ada pula yang tersenyum, karena sebentar lagi bisa kembali berkumpul bersama keluarga yang menanti di Tanah Air. Suasana haru ini tidak hanya dirasakan oleh mereka yang sudah lanjut usia, tetapi juga oleh jemaah yang lebih muda. Setiap sudut Madinah seolah menyimpan cerita yang sulit dilupakan, mulai dari gemuruh salat berjamaah hingga keheningan saat berdoa di Raudhah.

Oleh-Oleh Spesial dari Tanah Suci

Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah Sarida, 60 tahun, asal Indramayu. Saat bersiap pulang, ia membawa tiga boneka unta berukuran jumbo. Boneka-boneka itu diikat dan dikalungkan sebagai oleh-oleh untuk cucunya di rumah. Baginya, boneka tersebut bukan sekadar mainan, melainkan tanda kenangan dari perjalanan panjang ibadah haji yang penuh makna. Di tengah keramaian, boneka unta itu menjadi pemandangan yang unik. Beberapa jemaah lain tersenyum melihatnya, sementara petugas haji membantu mengatur barang bawaan agar tidak mengganggu perjalanan.

Menikmati Waktu Terakhir di Kota Nabi

Sementara itu, Ahmad Faisal (49), jemaah asal Indramayu dari Kloter KJT 21, memilih cara berbeda untuk menghabiskan waktu terakhirnya di Madinah. Ia memutuskan untuk memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi, menikmati setiap detik yang tersisa sebelum kembali ke kehidupan sehari-hari. “Hari ini menjalankan salat dan beribadah kali terakhir di sini. Sedih rasanya cepat beribadah di Masjid Nabawi,” kata Ahmad kepada tim Media Center Haji, Senin, 15 Juni 2026. Meskipun berat meninggalkan Kota Nabi, Ahmad mengaku tidak sabar bertemu keluarga yang telah menunggu di rumah. “Sudah kangen dengan keluarga dan saudara di rumah,” ujarnya sambil tersenyum.

Kembali ke Pelukan Keluarga

Bagi para jemaah, kepulangan ini adalah puncak dari perjalanan panjang yang penuh perjuangan. Mulai dari persiapan fisik dan mental, hingga rangkaian ibadah yang melelahkan namun membahagiakan. Kini, mereka kembali ke pelukan keluarga, membawa oleh-oleh berupa cerita dan doa yang akan dibagikan di kampung halaman. Di balik setiap langkah yang meninggalkan Madinah, ada harapan untuk kembali lagi suatu hari nanti. Namun untuk saat ini, kebahagiaan bertemu keluarga menjadi tujuan utama yang dinanti-nanti.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar