PARADAPOS.COM - Toto Wolff, bos tim Mercedes, secara terbuka mengakui bahwa ia tidak ingin bersaing memperebutkan gelar juara dunia Formula 1 melawan Lewis Hamilton. Pernyataan ini disampaikan Wolff di tengah persaingan musim 2025, di mana Hamilton yang kini membela Ferrari baru saja mematahkan dominasi Mercedes dengan kemenangan perdananya musim ini di GP Catalunya. Menurut Wolff, duel perebutan gelar melawan pembalap asal Inggris itu adalah perburuan yang sangat berat, mengingat rekam jejak Hamilton yang begitu gemilang.
Wolff: Melawan Hamilton Itu Sulit
Dalam sebuah wawancara yang dimuat di laman resmi Formula 1 pada Kamis, Wolff mengungkapkan kekagumannya sekaligus kehati-hatiannya terhadap kemampuan Hamilton. Ia menilai bahwa pengalaman dan konsistensi sang juara dunia tujuh kali itu membuatnya menjadi lawan yang paling berbahaya di grid.
"Saya lebih suka tidak melawan dengan dia [Hamilton] untuk gelar karena saya tahu apa yang dia mampu," kata Wolff.
Kemenangan Perdana Hamilton Berseragam Ferrari
Kemenangan di GP Catalunya akhir pekan lalu menjadi momen penting bagi Hamilton. Ini adalah kemenangan pertamanya musim ini dan yang pertama sejak ia pindah dari Mercedes ke Ferrari pada awal 2025. Hasil tersebut sekaligus mengakhiri dominasi Mercedes yang berlangsung selama enam seri balapan berturut-turut.
Wolff pun menegaskan bahwa kualitas Hamilton tidak perlu diragukan lagi. Ia yakin pembalap berusia 40 tahun itu akan menjadi ancaman serius bagi duo Mercedes, Kimi Antonelli dan George Russell, dalam perebutan gelar juara dunia musim ini.
Fokus ke Seri Selanjutnya
Setelah sukses di Catalunya, Hamilton akan kembali turun lintasan pada seri kedelapan yang digelar di GP Austria. Balapan yang berlangsung di Sirkuit Red Bull Ring tersebut dijadwalkan pada 26-28 Juni mendatang. Para penggemar tentu menantikan apakah momentum positif Hamilton akan berlanjut atau justru Mercedes mampu bangkit kembali.
Editor: Paradapos.com
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Nokturia Bukan Sekadar Gangguan Tidur, Bisa Jadi Tanda Awal Diabetes dan Hipertensi
Roy Suryo dan Dokter Tifa Jalani Pemeriksaan Kesehatan Usai Ditangkap Polda Metro Jaya
Warga Semarang Beralih ke Minuman Herbal Rempah Antisipasi Kenaikan Harga Obat Kimia
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap Jepara, Winger Brasil Bersiap ke Kualifikasi Liga Champions Eropa