DPR Terima Aspirasi Mahasiswa soal Kelangkaan BBM Subsidi dan Tekanan Ekonomi

- Jumat, 19 Juni 2026 | 16:25 WIB
DPR Terima Aspirasi Mahasiswa soal Kelangkaan BBM Subsidi dan Tekanan Ekonomi
PARADAPOS.COM - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan bahwa pihaknya telah menerima dan akan meneruskan aspirasi mahasiswa yang berunjuk rasa di kompleks parlemen kepada pemerintah, sesuai fungsi pengawasan DPR. Audiensi antara pimpinan DPR dan perwakilan mahasiswa berlangsung di gedung parlemen, Jakarta, pada Senin malam, mulai pukul 18.00 WIB hingga 19.10 WIB. Perwakilan mahasiswa yang hadir berasal dari Universitas Trisakti, Universitas Mercu Buana, Universitas Esa Unggul, serta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup itu, sejumlah tuntutan disampaikan langsung oleh mahasiswa. Dasco mengungkapkan, inti dari aspirasi tersebut adalah permintaan agar DPR menjalankan fungsi pengawasannya secara optimal dan menyampaikan berbagai persoalan rakyat kepada pemerintah. "Pada intinya mereka menyampaikan aspirasi untuk diteruskan kepada pemerintah dan kepada DPR dalam konteks tugas pengawasan DPR," ungkap Dasco usai audiensi.

Komitmen Membuka Ruang Dialog

Dasco menilai jalannya audiensi berlangsung kondusif. Ia menyebut komunikasi antara DPR dan mahasiswa berjalan dengan baik, tanpa ada ketegangan berarti. Menurutnya, DPR berkomitmen untuk memperluas ruang komunikasi dengan kalangan mahasiswa ke depannya. "Kami akan lebih banyak berkomunikasi dengan mahasiswa ke depannya," ujarnya. Hasil audiensi menunjukkan bahwa DPR mendengarkan secara langsung setiap poin yang disuarakan mahasiswa. Pimpinan DPR berjanji akan meneruskan tuntutan-tuntutan itu kepada pemerintah sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan aspirasi.

Kelangkaan BBM Subsidi dan Tekanan Ekonomi

Dalam audiensi tersebut, mahasiswa menyoroti beberapa isu utama. Salah satu yang paling menonjol adalah kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi yang dinilai sudah meresahkan. Mereka juga menyampaikan kekhawatiran atas dampak kelangkaan itu terhadap kenaikan harga kebutuhan pokok, serta pentingnya menjaga stabilitas ekonomi nasional. Mahasiswa menilai kondisi ekonomi saat ini perlu menjadi perhatian serius agar tidak semakin membebani masyarakat kelas bawah. Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti, Dhenni Ribowo, mengakui bahwa audiensi tersebut telah memberikan jawaban terhadap sebagian tuntutan yang mereka bawa. Namun, ia menekankan masih ada sejumlah persoalan yang membutuhkan langkah konkret dari pemerintah dan DPR. Dhenni juga mengingatkan bahwa memburuknya kondisi ekonomi berpotensi memicu gelombang protes yang lebih besar di tengah masyarakat. "Harapannya bisa kita tunggu janjinya beberapa waktu ke depan untuk bisa kita tuai hasilnya," kata Dhenni. Mahasiswa menyatakan akan menunggu tindak lanjut nyata atas setiap tuntutan yang telah mereka sampaikan. Mereka berharap janji-janji yang diberikan dalam forum audiensi tidak hanya menjadi seremonial belaka.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar