PARADAPOS.COM - Tim nasional Brasil sukses mengamankan tiga poin perdana di Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Haiti dengan skor telak 3-0 dalam laga Grup C yang digelar di New Jersey, Amerika Serikat, pada Sabtu, 26 Juni 2026, pagi WIB. Kemenangan ini membawa Tim Samba memuncaki klasemen sementara grup, namun sorotan justru tertuju pada absennya megabintang Neymar Jr. yang masih dalam tahap akhir pemulihan cedera betis. Pelatih Carlo Ancelotti pun memberikan sinyal positif bahwa sang gelandang serang kemungkinan besar akan diturunkan pada laga penentu fase grup melawan Skotlandia.
Pertandingan melawan Haiti menjadi panggung bagi para pemain muda Brasil untuk bersinar. Dua gol dicetak oleh Mateus Cunha, sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh Vinicius Jr. Tanpa Neymar di lini depan, skema serangan Brasil tetap berjalan efektif dan mampu membongkar pertahanan lawan yang bertahan rapat.
Progres Pemulihan Neymar di New Jersey
Sejak mengalami cedera otot betis tingkat dua di kaki kanannya saat bermain untuk Santos pada Mei 2025, perjalanan pemulihan Neymar menjadi perhatian publik. Per Jumat, 25 Juni 2026, ia sudah bergabung kembali dengan skuad utama di pusat latihan tim nasional Brasil yang berlokasi di New Jersey. Aktivitasnya masih terbatas pada pemanasan dan latihan fisik, namun ia berlatih secara terpisah dari grup utama.
"Ia (Neymar) sudah berada di New Jersey untuk mencapai fase akhir pemulihan dalam kesehatan fisiknya," demikian bunyi pernyataan resmi yang dirilis oleh Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) pada Sabtu, 20 Juni 2026. Pernyataan itu memberikan sedikit kelegaan bagi para pendukung yang khawatir dengan kondisi sang pemain berusia 34 tahun tersebut.
Kemungkinan Turun Melawan Skotlandia
Dalam konferensi pers usai laga kontra Haiti, Carlo Ancelotti memberikan kabar yang dinanti-nantikan. Pelatih asal Italia itu mengonfirmasi bahwa Neymar akan menjalani latihan individu pada hari berikutnya, dan pada hari Senin ia akan berlatih bersama seluruh tim.
"Neymar akan berlatih secara individu besok, dan pada hari Senin bersama seluruh tim. Ia akan siap untuk pertandingan melawan Skotlandia," ujar Ancelotti di hadapan awak media.
Keputusan ini tentu menjadi angin segar, terutama karena Brasil dihadapkan pada situasi krusial. Laga terakhir fase grup melawan Skotlandia akan menjadi momen penentu apakah Brasil lolos langsung ke babak 32 besar atau harus bergantung pada status peringkat tiga terbaik. Di sisi lain, Raphinha, salah satu penyerang andalan, diduga mengalami cedera otot paha belakang saat melawan Haiti. Kembalinya Neymar dianggap sebagai pengganti yang ideal untuk mengisi kekosongan di lini depan.
Artikel Terkait
Kejagung Diminta Fokus Usut Dugaan Korupsi Makan Bergizi Gratis, Tak Terpengaruh Status Justice Collaborator Sony Sonjaya
Presiden Prabowo Dukung Penuh Indonesia Tuan Rumah FIFA ASEAN 2026 dan Target Lolos Piala Dunia 2030
Satpam di Jakbar Nekat Curi Rokok dan Sembako di Supermarket Tempatnya Bekerja demi Judi Online
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Takluk 0-1 dari Paraguay