Bandara Soetta Siapkan Strategi Khusus Hadapi Lonjakan Penumpang Libur Sekolah 2026

- Selasa, 23 Juni 2026 | 22:00 WIB
Bandara Soetta Siapkan Strategi Khusus Hadapi Lonjakan Penumpang Libur Sekolah 2026

Ilustrasi. Calon penumpang pesawat beraktivitas di kawasan Terminal 3 Bandara Internasional Soelarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. (Sumber: ANTARA/Azmi Samsul M.)

PARADAPOS.COM - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memastikan seluruh layanan operasional siap menghadapi peningkatan trafik penerbangan selama musim libur sekolah 2026. Periode liburan yang berlangsung mulai 29 Juni hingga 11 Juli 2026 diperkirakan menjadi salah satu momentum tersibuk bagi industri penerbangan nasional. Untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat, pengelola bandara telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna menjaga kelancaran operasional.

General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi mengatakan seluruh aspek layanan telah dipersiapkan secara menyeluruh agar aktivitas penerbangan tetap berjalan aman, lancar, dan nyaman.

"Kami telah menyiapkan rencana operasi secara menyeluruh untuk memastikan seluruh aktivitas penerbangan berjalan lancar, aman, dan nyaman selama periode libur sekolah," kata Heru di Tangerang, Banten, Selasa (23/6/2026), dikutip Antara.

Kesiapan Personel dan Fasilitas

Menurut Heru, kesiapan menghadapi musim liburan tidak hanya dilakukan dari sisi operasional penerbangan, tetapi juga melalui penguatan sumber daya manusia serta fasilitas pendukung di area bandara. Ia menambahkan bahwa koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat.

"Kesiapan personel, fasilitas, serta koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan terus kami perkuat guna memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa," ujarnya.

Strategi Utama yang Disiapkan

Untuk memastikan pelayanan tetap optimal, Bandara Soetta menyiapkan sejumlah strategi utama. Pertama, pengaturan slot penerbangan guna mengantisipasi kepadatan jadwal penerbangan. Kedua, pengelolaan pergerakan pesawat di area bandara agar operasional berjalan lebih efisien. Ketiga, penguatan personel dan fasilitas layanan baik di terminal penumpang maupun area operasional penerbangan.

Heru menilai periode libur sekolah menjadi salah satu momen penting yang dapat mendorong pertumbuhan sektor penerbangan dan pariwisata nasional. Dengan persiapan matang, diharapkan arus penumpang selama liburan dapat terlayani dengan baik tanpa mengorbankan aspek keselamatan dan kenyamanan.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar