Korps Marinir Pisahkan Peserta Latsarmil SPPI Berdasarkan Riwayat Kesehatan

- Kamis, 25 Juni 2026 | 12:00 WIB
Korps Marinir Pisahkan Peserta Latsarmil SPPI Berdasarkan Riwayat Kesehatan
PARADAPOS.COM - Korps Marinir TNI AL memastikan peserta latihan dasar kemiliteran (latsarmil) dari program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) yang memiliki riwayat masalah kesehatan tidak diikutsertakan dalam latihan fisik. Langkah ini diambil demi menjaga kondisi kesehatan para peserta selama mengikuti materi pendidikan di Markas Pasmar I Cilandak, Jakarta. Sebanyak 674 peserta mengikuti pendidikan selama satu setengah bulan, terbagi dalam empat kompi.

Pemisahan Berdasarkan Riwayat Kesehatan

Komandan Batalyon Latihan SPPI KDKMP dan KNMP di Brigif 1 Marinir Cilandak, Letkol (Mar) Agus Mutaqin, menjelaskan proses pemisahan peserta dilakukan secara bertahap. "Yang memiliki riwayat kronis atau sakit berat kita pisahkan sampai dengan tingkat peleton dan kompi. Supaya kegiatan-kegiatan di lapangan yang berkaitan dengan fisik tidak kita ikutkan," ujarnya. Data riwayat kesehatan ini diperoleh dari hasil pemeriksaan medis sebelum latsarmil dimulai. Setelah kondisi masing-masing peserta dipelajari dan dikelompokkan, para pelatih kemudian mengarahkan peserta dengan riwayat penyakit untuk mengikuti materi di dalam kelas.

Kegiatan di Lapangan Tetap Berjalan

Meski ada penyesuaian, kegiatan di luar kelas tetap berlangsung bagi peserta yang dinyatakan sehat. Agus merinci, para peserta latsarmil menjalani sejumlah agenda mulai dari apel pagi hingga latihan peraturan baris berbaris (PBB). Bahkan, mereka juga mendapat kesempatan mengikuti latihan menembak dengan senjata yang telah disiapkan personel Marinir. "Jadi mereka punya dasar-dasar militer yang sekiranya bisa buat bekal dalam menuju penugasan berikutnya," tuturnya. Suasana di lapangan terlihat tertib. Para peserta, yang merupakan calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), tampak antusias mengikuti instruksi dari para pelatih. Langit Jakarta yang cerah pada hari itu menemani jalannya apel pagi dan latihan baris-berbaris.

Harapan untuk Peserta

Agus menambahkan, seluruh rangkaian pendidikan latsarmil dari SPPI berjalan dengan aman dan kondusif. Ia berharap proses pendidikan kali ini bisa selesai dengan baik, dan seluruh peserta mendapatkan ilmu yang bermanfaat untuk diterapkan ketika mengelola Koperasi Desa Merah Putih. Selama berada di markas Korps Marinir, para peserta mengikuti ragam pendidikan latihan dasar militer. Tujuan utamanya bukan sekadar fisik, melainkan untuk meningkatkan jiwa nasionalisme dan sikap disiplin dalam bekerja. Setiap kompi, yang masing-masing berisi enam peleton, menjalani jadwal yang telah dirancang untuk membentuk karakter kepemimpinan dan ketahanan mental.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar