Mantan Mendag Rachmat Gobel Tutup Usia, Surya Paloh Kenang Sosok Pekerja Keras dan Berintegritas

- Jumat, 10 Juli 2026 | 15:50 WIB
Mantan Mendag Rachmat Gobel Tutup Usia, Surya Paloh Kenang Sosok Pekerja Keras dan Berintegritas
PARADAPOS.COM - Mantan Menteri Perdagangan sekaligus anggota DPR RI, Rachmat Gobel, meninggal dunia pada Jumat, 10 Juli 2026, pukul 03.20 WIB di Rumah Sakit Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan. Kepergiannya di usia 63 tahun menyisakan duka mendalam bagi keluarga, dunia usaha, dan panggung politik nasional. Sosok yang dikenal mampu memadukan karier bisnis dan pengabdian publik ini meninggalkan jejak panjang dalam penguatan produk lokal dan kemandirian ekonomi. Kenangan dari Surya Paloh Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, mengenang almarhum sebagai pribadi pekerja keras yang memiliki integritas dan mudah bergaul. Dalam tayangan "Primetime News Metro TV", Jumat 10 Juli 2026, ia menyampaikan penghormatan terakhirnya. "Selama berada di Partai NasDem beliau telah mendapatkan kesempatan kepercayaan menjadi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat kita sekaligus juga pernah menjabat Menteri Perdagangan di Republik ini. Dia pekerja keras, dia mudah bergaul, dan saya merasa kehilangan seorang adik," ujar Surya Paloh. Perjalanan dari Bisnis ke Panggung Nasional Rachmat Gobel merupakan penerus Panasonic Gobel Group, perusahaan yang membawa industri elektronik nasional berkembang hingga mampu bersaing di tingkat global. Kiprahnya di dunia usaha menjadi fondasi yang mengantarkannya dipercaya mengemban berbagai amanah di pemerintahan. Dedikasinya kepada negara berlanjut ketika ia menjabat Menteri Perdagangan pada periode 2014-2015. Tak berhenti di situ, pengabdiannya berlanjut sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024, dan kemudian menjadi anggota DPR RI. Warisan untuk Ekonomi Nasional Sepanjang kariernya, Rachmat Gobel dikenal sebagai sosok yang konsisten mendorong penguatan produk lokal dan kemandirian ekonomi nasional. Perjalanan hidupnya yang membentang dari ruang rapat perusahaan hingga gedung parlemen menjadi bagian dari jejak pengabdian yang akan terus dikenang masyarakat Indonesia.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar