NasDem Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Gempa di Ngada, Fokus pada Tiga Kecamatan

- Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:26 WIB
NasDem Salurkan Bantuan Pangan untuk Korban Gempa di Ngada, Fokus pada Tiga Kecamatan

PARADAPOS.COM - Partai NasDem menyalurkan bantuan bahan pangan bagi warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan difokuskan pada tiga kecamatan, yakni Golewa Barat, Golewa, dan Wolomeze, dengan pusat distribusi di Desa Rakalaba 1. Penyaluran ini merupakan bagian dari gerakan NasDem Baku Peduli yang menyasar keluarga yang rumahnya rusak berat hingga roboh.

Distribusi dari Desa Rakalaba ke Empat Titik Pengungsian

Para pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Ngada memulai proses penyaluran dari Desa Rakalaba 1. Dari lokasi tersebut, bantuan lantas didistribusikan ke empat titik pengungsian yang tersebar di tiga kecamatan. Setiap titik pengungsian dihuni sekitar 10 hingga 12 keluarga, dengan satu lokasi menampung hingga 16 keluarga.

Adapun jenis bantuan yang disalurkan meliputi 500 kilogram beras, 75 dus mi instan, dan 50 papan telur. Bantuan ini diarahkan langsung kepada warga yang tempat tinggalnya mengalami kerusakan parah akibat guncangan gempa.

Warga Mengungsi Mandiri karena Trauma

Di sejumlah wilayah, sebagian warga memilih tidak bergabung dengan pengungsian terpusat. Mereka justru mengungsi secara mandiri di sekitar rumah masing-masing yang rusak, mendirikan tenda darurat, atau tinggal sementara di rumah tetangga yang masih layak huni.

Kondisi psikologis warga pun ikut menjadi perhatian. Sekretaris Desa Rakalaba 1, Maria Ermenlinda Moi, mengungkapkan bahwa trauma pascagempa masih menyelimuti sebagian besar warganya. "Beberapa masyarakat masih sangat trauma dan takut masuk ke dalam rumah sehingga memilih untuk tetap berada di luar rumah," ujarnya. Ia menambahkan, sedikitnya 13 rumah di desanya mengalami kerusakan parah, dan warga yang rumahnya masih berdiri namun retak pun enggan kembali ke dalam karena khawatir terjadi gempa susulan.

Data Menjadi Dasar Penentuan Lokasi

Penentuan tiga kecamatan sebagai lokasi prioritas tidak dilakukan tanpa pertimbangan. Staf Ahli anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat, Don Copertino Nua, menjelaskan bahwa pemilihan tersebut berdasarkan data warga terdampak yang masuk pertama kali ke tim.

“Kenapa tiga kecamatan ini, karena secara data ini yang pertama datanya masuk,” jelas Don, Selasa, 18 Agustus 2026. Ia menambahkan bahwa Julie Laiskodat memberikan arahan agar bantuan diberikan langsung kepada masyarakat yang berada di lokasi pengungsian. “Kita berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Respons Cepat dan Kebutuhan Dasar Warga

Anggota DPR RI Fraksi NasDem dari daerah pemilihan NTT I, Julie Sutrisno Laiskodat, menekankan pentingnya kecepatan respons dalam situasi bencana. Ia menilai keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar harus menjadi prioritas utama dalam penanganan warga terdampak.

“Dalam situasi seperti ini, keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar harus menjadi perhatian utama. Kita harus bergerak cepat, bekerja bersama, dan memastikan masyarakat terdampak tidak berjalan sendiri menghadapi masa sulit ini,” ungkap Julie.

Penyaluran bantuan pangan ini merupakan kelanjutan dari gerakan NasDem Baku Peduli. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga di Golewa Barat, Golewa, dan Wolomeze yang tengah berjuang memulihkan kondisi setelah bencana.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar