Kecelakaan Beruntun di Tol Batang-Semarang: Ambulans Diduga Kurang Konsentrasi, Satu Tewas dan Dua Luka Berat

- Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:50 WIB
Kecelakaan Beruntun di Tol Batang-Semarang: Ambulans Diduga Kurang Konsentrasi, Satu Tewas dan Dua Luka Berat
PARADAPOS.COM - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Tol KM 379 900 ruas Batang-Semarang, tepatnya di wilayah Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Rabu dini hari, 19 Agustus 2026. Insiden yang melibatkan empat kendaraan ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya menderita luka berat. Peristiwa nahas tersebut bermula dari dugaan sopir ambulans yang kurang konsentrasi, hingga memicu tabrakan berantai yang sempat membuat arus lalu lintas di ruas tol tersebut tersendat. Berdasarkan pantauan di lapangan, hingga Rabu pagi puluhan petugas masih berjibaku mengevakuasi korban dan mengangkat bangkai kendaraan dari badan jalan. Proses evakuasi yang berlangsung cukup alot ini sempat membuat arus kendaraan dari arah Semarang menuju Batang melambat. Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 00.45 WIB itu melibatkan mobil ambulans bernomor polisi D 1142 AFZ, truk bak besi BE 8501 PV, serta dua minibus dengan pelat nomor G 1480 BK dan B 2058 UOR. Kronologi kejadian mulai terang setelah petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Batang, AKP Eka Hendra Ardiansyah, memberikan keterangan resmi kepada awak media di sela-sela proses evakuasi. "Ada satu korban tewas dan dua orang luka berat, kini sedang ditangani tim medis di rumah sakit," ujarnya, Rabu, 19 Agustus 2026. Dugaan Sopir Kurang Konsentrasi Eka menjelaskan, kecelakaan beruntun ini dipicu oleh hilangnya konsentrasi pengemudi ambulans. Kendaraan tersebut melaju dari arah barat menuju timur di ruas jalan yang relatif lurus. Saat tiba di lokasi kejadian, sopir diduga tidak fokus sehingga laju ambulans oleng ke kanan dan menabrak bagian belakang samping kanan truk bak besi yang melaju searah di depannya. Benturan keras yang terjadi membuat laju ambulans tidak terkendali dan berbelok ke kanan. Nahas, di lajur kanan tersebut sedang melaju minibus G 1480 BK. Ambulans yang sudah oleng itu kemudian menabrak bagian kiri samping minibus tersebut. "Saat ambulans itu menabrak bagian belakang, juga mengakibatkan ban cadangan truk terlepas," jelasnya. Ban Cadangan Menghantam Minibus Lain Insiden tidak berhenti sampai di situ. Ban cadangan truk yang terlepas akibat benturan keras tersebut terpental dan membentur bagian depan minibus B 2058 UOR yang kebetulan melaju tepat di belakang ambulans. Rentetan kejadian ini membuat lalu lintas di ruas tol tersebut langsung macet total selama proses evakuasi berlangsung. Petugas kepolisian bersama pengelola jalan tol bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Mereka bahu-membahu mengevakuasi para korban yang terjepit di dalam kendaraan serta memindahkan bangkai kendaraan yang berserakan di tengah jalan. Upaya ini dilakukan semata-mata agar arus lalu lintas di jalur pantura tersebut dapat segera kembali normal. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh korban dan kendaraan yang terlibat. Proses penyelidikan lebih lanjut juga tengah berlangsung untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. "Petugas masih melakukan pendataan dan juga penyelidikan lebih lanjut," tuturnya.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar