PARADAPOS.COM - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mencatat sebanyak 105 event yang diselenggarakan melalui program Wonderful Indonesia hingga 31 Juli 2026 berhasil menarik lebih dari 6,47 juta pengunjung. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengungkapkan bahwa rangkaian acara tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga mencapai Rp1 triliun. Selain itu, penyelenggaraan event ini turut melibatkan lebih dari 11 ribu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta lebih dari 184 ribu pekerja seni dan komunitas. Pernyataan tersebut disampaikan Widiyanti dalam konferensi pers bertajuk Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary Tour Indonesia di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026. Ia menekankan bahwa perhelatan semacam ini bukan sekadar hiburan, melainkan penggerak rantai ekonomi yang nyata di lapangan. "Event seperti ini merupakan demand generator yang mengaktifkan rantai aktivitas ekonomi, terutama melalui munculnya transaksi ekonomi seperti pembelian tiket, sewa fasilitas, hotel, konsumsi kuliner, dan aktivitas produksi oleh vendor dan pelaku industri," jelasnya. Menurut Widiyanti, dampak ekonomi yang tercipta tidak hanya dirasakan oleh penyelenggara, tetapi juga menyebar ke berbagai sektor pendukung. Ia mencontohkan bagaimana transaksi tiket, akomodasi, hingga konsumsi kuliner saling terhubung dan menggerakkan usaha kecil di sekitar lokasi acara. "Selain itu, kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 11 ribu UMKM, serta lebih dari 184 ribu pekerja seni dan komunitas," ujarnya. Widiyanti mengapresiasi capaian tersebut sebagai bukti nyata besarnya potensi sektor event dalam menggerakkan perekonomian. Ia menilai hal ini menjadi pencapaian yang luar biasa mengingat setiap kegiatan hanya berlangsung dalam hitungan hari. "Capaian besar untuk event yang masing-masing hanya berlangsung beberapa hari saja," tuturnya. Target Dukungan 206 Event Sepanjang 2026 Kemenpar berkomitmen untuk terus menjadikan event sebagai instrumen utama dalam pengembangan pariwisata dan penggerak ekonomi daerah. Sepanjang tahun 2026, kementerian menargetkan dukungan terhadap 206 event yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu agenda berskala internasional yang menjadi sorotan adalah konser Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary Tour Indonesia. Konser ini dijadwalkan berlangsung di dua lokasi berbeda, yakni kawasan Candi Borobudur, Magelang, pada 31 Agustus 2026, dan Jakarta International Expo (JIExpo), Jakarta, pada 3 November 2026. Pemilihan dua lokasi tersebut dinilai strategis karena menunjukkan keberagaman daya tarik pariwisata Indonesia. Mulai dari destinasi yang kaya akan warisan budaya hingga kawasan perkotaan modern yang dinamis. Widiyanti menambahkan bahwa penyelenggaraan konser di Candi Borobudur menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara. Sementara itu, JIExpo dipilih untuk menjangkau pasar domestik yang lebih luas di ibu kota. Dengan capaian yang sudah ada dan target yang dicanangkan, Kemenpar optimistis sektor event akan terus menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional. Ke depan, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri diharapkan semakin kuat untuk menghadirkan lebih banyak event berkualitas yang berdampak luas bagi masyarakat.
Artikel Terkait
BMKG: Gempa Susulan Nagekeo Akan Meluruh dalam Tiga hingga Empat Minggu
Gempa NTT Tewaskan 71 Orang, 1,9 Juta Warga Terdampak dan 415 Titik Pengungsian Tersebar di Tujuh Kabupaten
Tanpa Kemampuan Coding, Siapa Pun Kini Bisa Terbitkan Token di Jaringan Solana
Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya, Kasus ISPA di Puskesmas Bukit Hindu Melonjak 34 Persen