Relawan Bakti BUMN 2026 di Lampung Selatan Padukan Edukasi, Lingkungan, dan Pemberdayaan UMKM

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:25 WIB
Relawan Bakti BUMN 2026 di Lampung Selatan Padukan Edukasi, Lingkungan, dan Pemberdayaan UMKM

PARADAPOS.COM - Program Relawan Bakti BUMN 2026 resmi berlangsung di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, sejak 16 hingga 19 Agustus 2026. Kegiatan yang mempertemukan para relawan dengan masyarakat setempat ini mencakup bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta pendampingan UMKM dan pengembangan potensi pariwisata lokal. Kehadiran program ini menjadi bagian dari upaya BUMN untuk menggerakkan roda perekonomian dan memberikan manfaat langsung bagi negeri.

Empat Hari Mengabdi di Desa Wisata

Pemilihan Desa Bulok sebagai pusat pelaksanaan bukan tanpa alasan. Desa ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Lampung Selatan, sehingga intervensi pemberdayaan diharapkan bisa berkelanjutan. Selama empat hari, para relawan tidak hanya datang dan pergi, tetapi berbaur langsung dengan warga dalam berbagai aktivitas harian. Suasana kekeluargaan terasa sejak hari pertama. Warga dan relawan bahu-membahu, mulai dari kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan hingga mengikuti sesi edukasi kesehatan yang digelar di balai desa. Kolaborasi ini menjadi fondasi penting agar manfaat program tidak berhenti saat para relawan kembali ke kota.

Kesan Relawan: Mengabdi dari Hati

Salah satu relawan, Herman, mengungkapkan motivasinya mengikuti program ini. Ia menegaskan bahwa keterlibatannya murni karena panggilan jiwa, bukan sekadar tugas kantor. "Saya lebih ingin mengabdi, apalagi khususnya ada kesempatan dari kantor ya, kantor kami mengutus untuk mengabdi, apalagi mengabdi ini dari hati saya karena saya memang suka kegiatan kerelawanan dari dulu. Mengabdi, mengembangkan ilmu saya, berbagi untuk masyarakat ya," tuturnya dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Kamis, 19 Agustus 2026. Pernyataan Herman mencerminkan semangat yang juga dipegang relawan lain. Mereka datang dengan bekal keahlian masing-masing, siap ditularkan kepada siapa pun yang membutuhkan.

Momen Kebersamaan dan Aksi Lingkungan

Kedekatan emosional antara relawan dan warga semakin terlihat saat perayaan Hari Kemerdekaan. Suasana meriah tampak dari antusiasme anak-anak hingga orang tua yang mengikuti perlombaan khas 17-an. Tawa dan sorak sorai memenuhi lapangan desa, menciptakan memori tersendiri bagi kedua belah pihak. Setelah euforia perayaan usai, agenda dilanjutkan dengan aksi simbolis penanaman pohon bersama. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari komitmen menjaga lingkungan desa wisata agar tetap asri dan nyaman dikunjungi. Dengan adanya penghijauan, diharapkan ekosistem desa tetap terjaga sekaligus menopang sektor pariwisata ke depan. Kehadiran program ini diharapkan meninggalkan jejak nyata, bukan hanya dalam bentuk fisik seperti pohon yang ditanam, tetapi juga transfer pengetahuan dan penguatan kapasitas masyarakat. Dengan begitu, denyut ekonomi desa dapat terus berdetak mandiri setelah relawan meninggalkan lokasi.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar