Keragaman
Sementara itu Kepala Kanwil Kementerian Agama Jateng Dr H Mustain Ahmad SH MH di tempat yang sama menyampaikan materi tentang Pemantapan Karakter bagi Para Calon Pembimbing Manasik Haji Profesional.
Didampingi Dr H Alfandi dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo, Mustain mengatakan para calon jamaah haji Indonesia memliliki keragaman yang cukup tinggi, baik dari sisi pendidikan, sosial, ekonomi, usia dan budaya. Dengan adanya keragaman itu akan memiliki potensi masalah yang tinggi dalam proses pembimbingan baik di tanah air maupun di tanah suci.
Karena itu dibutuhkan para pembimbing profesional yang memiliki beberapa karakter di antaranya ramah, sabar, jujur, ikhlas, cepat, teliti, memiliki tanggung jawab, profesional, berakhkaqul karimah. Selain itu seorang pembimbing manasik haji harus dapat membentuk jamaah yang mandiri, aman, seeta nyaman.
‘’Seorang pembimbing manasik haji profesional harus juga memiliki karakter dapat bersinergi dan bekerja sama dengan tim lain dalam pelaksanan ibadah haji. Karakter lain yang tidak kalah pentingnya adalah memiliki disiplin yang tinggi dengan standart kerja yang sudah ditentukan Ditjen PHU, serta pembimbinh harus dapat menjunjung martabat bangsa dan negara,’’ katanya.
Pemaparan materi ini disampaikan dalam acara Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional angkatan XIV, yang diselenggarakan oleh Ditektorat Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama RI kerja sama dengan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo dan Pengurus Wilayah IPHI Jawa Tengah dari tanggal 5 -12 Januari 2024 di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: smol.id
Artikel Terkait
Insanul Fahmi Akui Sudah Menikah dengan Inara Rusli, Ini Bukti dan Kronologinya
Fakta Lengkap Pembunuhan Alvaro Kiano oleh Alex Iskandar: Motif, Kronologi, dan Foto Pelaku
TNI AL Gagalkan Pengiriman Nikel Ilegal di Konawe Utara, Ini Modus Pelanggarannya
Download Snack Video Tanpa Watermark: GetSnackVideo Solusi Tercepat 2024