PARADAPOS.COM - Ditengah memanasnya kasus Vina Cirebon yang saat ini terus menjadi sorotan publik lantaran diselimuti berbagai macam kejanggalan serta maraknya asumsi liar yang beredar, tiba tiba secara mengejutkan akun Facebook Vina Dewi Arsita aktif kembali.
Sontak hal tersebut membuat heboh publik, tak hanya itu, akun diduga milik Vina Dewi Arsita alias Vina Cirebon itu mengunggah sebuah status yang yang diluar dugaan.
Usut punya usut, ternyata yang menggunakan akun Vina Cirebon tersebut mengaku sang Kakak.
Dalam sebuah tangkapan layar gambar unggahan akun Facebook Vina Cirebon yang beredar luas di media tertulis sebuah pernyataan yang sangat menyita perhatian publik.
Di postingan itu, pihak yang membuat pernyataan mengaku sebagai kakak Vina.
Dia pun mengaku sengaja membuka kembali akun Facebook mediang adiknya karena suatu alasan.
Bahkan sosok yang mengaku kakak dari Vina Cirebon itu menuliskan permintaan tolong kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk membantu keluarganya dengan alasan mendapat ancaman jika mengatakan yang sebenarnya.
"Assalamualaikum, Maaf saya sebagai kakaknya Vina membuka FB akun Vina ini yang tersimpan di buku catatan pribadi Vina, tolong bantu keluarga kami Pak Kapolri Listyo Sigit," tulis akun tersebut.
Bukan tanpa alasan, ternyata keluarga Vina mendapatkan ancaman dari pihak yang tak disebutkan dengan jelas.
"Kami diancam jika mengatakan yang sebenarnya," tambahnya dalam postingan tersebut.
Namun demikian, belum diketahui apakah akun atas nama Vina Dewi Arsita itu benar milik mendiang Vina Cirebon atau bukan.
Hanya saja kemudian postingan Facebook itu beredar di media sosial dan viral karena diunggah beberapa akun sosmed lain sehingga viral.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Polda Jateng Tetapkan Perempuan Berinisial L sebagai Terduga Pelaku Lomba Komentar Rasis, Anak Perwira Polisi
Allegri Beri Ultimatum ke Milan: Empat Pemain Baru atau Hengkang
Bank Mega Syariah Raup Laba Rp79,97 Miliar di Kuartal I-2026, Ditopang Pembiayaan Emas Flexi Gold
Aktivis 98 Andrianto Andri Kecam Laporan The Economist yang Tuding Prabowo Otoriter dan Boros