Kebakaran Warung di Kapuk Muara Tewaskan 1 Lansia, Diduga Akibat Korsleting Gas

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 07:20 WIB
Kebakaran Warung di Kapuk Muara Tewaskan 1 Lansia, Diduga Akibat Korsleting Gas
Kebakaran Warung di Kapuk Muara Jakut: 1 Lansia Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas

Kebakaran Warung di Kapuk Muara Jakut: 1 Lansia Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas

Sebuah kebakaran melanda kawasan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara pada Selasa pagi, 28 Oktober 2025. Insiden ini menghanguskan sebuah warung dan menewaskan seorang pria lanjut usia (lansia).

Menurut Kasiops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, korban yang meninggal dunia adalah seorang pria lansia berinisial W (60 tahun). Sementara itu, korban lainnya berinisial S (60 tahun) mengalami luka bakar dan harus dilarikan ke RSUD Cengkareng untuk mendapatkan perawatan medis.

Penyebab Kebakaran Diduga Kuat Kebocoran Tabung Gas

Penyebab utama kebakaran warung di Penjaringan ini diduga akibat kebocoran tabung gas. Saat kejadian, kedua korban sedang melakukan aktivitas memasak. Kebocoran gas tersebut dilaporkan tidak dapat ditangani dengan cepat, yang akhirnya memicu ledakan dan api.

"Korban lansia pria berinisial W (60) meninggal dunia dan S (60) luka bakar. Diduga akibat kebocoran gas dan tidak bisa ditangani saat aktivitas memasak," jelas Gatot Sulaeman.

Kerugian Material dan Upaya Pemadaman

Kebakaran ini mengakibatkan kerugian material diperkirakan mencapai Rp40 juta. Untuk memadamkan kobaran api, petugas Damkar Jakarta Utara mengerahkan empat unit kendaraan pemadam kebakaran yang didukung oleh 20 personel. Berkat upaya tersebut, api berhasil dipadamkan.

Insiden kebakaran di Jakarta Utara ini kembali mengingatkan akan pentingnya keselamatan dalam penggunaan tabung gas elpiji di rumah, warung, dan tempat usaha. Pastikan untuk selalu memeriksa kondisi selang dan regulator secara berkala untuk mencegah terjadinya kebocoran yang dapat berakibat fatal.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar