Transformasi KTM Lagita Bengkulu: Dukungan Rp15,3 Miliar & Islamic Centre untuk Calon Haji

- Rabu, 29 Oktober 2025 | 05:25 WIB
Transformasi KTM Lagita Bengkulu: Dukungan Rp15,3 Miliar & Islamic Centre untuk Calon Haji

Pengembangan Kawasan Transmigrasi di Bengkulu: Dukungan untuk KTM Lagita dan Islamic Centre

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, melakukan pertemuan strategis dengan Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi di Jakarta. Pertemuan ini difokuskan untuk membahas percepatan dan pengembangan kawasan transmigrasi di Provinsi Bengkulu, termasuk pengembangan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita yang ada di Bengkulu Utara.

KTM Lagita: Kawasan Transmigrasi yang Berkembang Pesat

Mian menjelaskan bahwa KTM Lagita di Kabupaten Bengkulu Utara merupakan contoh sukses kawasan transmigrasi yang telah bertransformasi. Kawasan ini kini dilengkapi dengan berbagai fasilitas publik yang lengkap, seperti Gedung Olahraga (GOR), rumah sakit daerah, kantor pembuatan paspor, dan Islamic Centre. Dalam pertemuan tersebut, Mian meminta dukungan pendanaan dari Kementerian Transmigrasi untuk menyempurnakan Islamic Centre Lagita.

"Karena tidak bisa ditopang dengan APBD provinsi maupun kabupaten," jelas Mian mengenai pentingnya dukungan pusat.

Adapun rencana pengembangannya termasuk pemavingan halaman dan pembangunan replika Kabah. Fasilitas ini akan menjadi sarana latihan dan persiapan yang sangat bermanfaat bagi calon jemaah umrah dan haji dari masyarakat setempat.

Bengkulu Masih Membuka Peluang Program Transmigrasi

Lebih lanjut, Wakil Gubernur Mian menyampaikan bahwa Provinsi Bengkulu masih sangat terbuka untuk menerima program transmigrasi, baik transmigrasi lokal untuk memindahkan penduduk dalam provinsi, maupun transmigrasi umum dari daerah lain. Hal ini menunjukkan potensi dan kesiapan Bengkulu dalam mengelola kawasan permukiman baru.

Dukungan Positif dari Kementerian Transmigrasi

Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi, menyambut baik komitmen Pemerintah Provinsi Bengkulu. Ia mengaku telah melakukan kunjungan kerja langsung ke beberapa kawasan transmigrasi di Bengkulu Utara dan Bengkulu Selatan.

Ia membenarkan bahwa KTM Lagita yang dahulu sepi kini telah tumbuh menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Perkembangannya yang signifikan ditandai dengan tersedianya segala fasilitas kehidupan.

"Bukti dari meningkatnya pendapatan masyarakat semakin tingginya minat berumroh dan naik haji seperti yang dikatakan oleh Bapak Mian tadi," ungkap Viva, menyoroti korelasi antara peningkatan ekonomi dan kegiatan spiritual masyarakat.

Bantuan Rp15,3 Miliar untuk Kawasan Transmigrasi Bengkulu

Sebagai bentuk dukungan nyata, Kementerian Transmigrasi pada Tahun Anggaran 2025 telah mengalokasikan bantuan senilai Rp15,3 miliar untuk Provinsi Bengkulu. Bantuan ini ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat transmigran melalui sejumlah proyek infrastruktur.

Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan dan perbaikan jalan, penyediaan sarana air bersih, pembangunan fasilitas umum, serta penguatan layanan sosial, budaya, dan spiritual di kawasan transmigrasi.

“Bantuan yang diberikan diharapkan menjadi solusi dari permasalahan yang ada di kawasan transmigrasi seperti jalan yang belum diaspal,” tutup Viva Yoga Mauladi.

Secara keseluruhan, terdapat lima kawasan transmigrasi utama di Bengkulu yang tersebar di empat kabupaten, yaitu Rejang Lebong (Padang Ulak Tanding), Kaur (Muara Sahung), Bengkulu Utara (Lagita dan Enggano), serta Bengkulu Selatan (Kedurang).

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar