Strategi BTN Genjot Dana Murah (CASA) Hingga Akhir 2025
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) secara agresif mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) untuk mencapai kinerja positif pada akhir tahun 2025. Fokus utama bank adalah mempertahankan pertumbuhan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA), yang telah menyumbang hampir separuh dari total DPK BTN per kuartal III-2025.
Hingga akhir September 2025, pertumbuhan DPK BTN tercatat sebesar 16,0 persen year-on-year (yoy), mencapai Rp429,92 triliun. Angka ini melampaui pertumbuhan rata-rata industri perbankan nasional yang sebesar 11,18 persen yoy pada periode yang sama.
Inovasi Tabungan BTN-HKBP untuk Dongkrak Dana Murah
Sebagai bagian dari strategi, BTN meluncurkan produk Tabungan BTN Huria Kristen Batak Protestan (HKBP). Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menjelaskan bahwa produk ini dirancang bukan hanya sebagai sarana menabung, tetapi juga sebagai wujud iman yang diaktualisasikan. Nasabah akan mendapatkan keuntungan tambahan, dimana 1 persen dari dana tabungan akan disalurkan kepada Gereja HKBP, di luar bunga yang mereka terima.
Dana sosial tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan operasional dan pelayanan gereja, menunjukkan bagaimana aktivitas finansial dapat terintegrasi dengan nilai-nilai spiritual.
Potensi Besar dan Komitmen Jangka Panjang
Kolaborasi dengan HKBP membawa potensi yang signifikan bagi BTN, mengingat jumlah jemaat HKBP mencapai 6,5 juta orang, menjadikannya organisasi gereja terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.
BTN berkomitmen untuk mendukung pengelolaan keuangan gereja yang lebih efisien dan profesional. Kerja sama ini juga akan mempermudah akses layanan keuangan bagi jemaat, termasuk program pembiayaan perumahan bagi pendeta, pengurus, dan jemaat HKBP.
Pdt. Victor Tinambunan selaku Ephorus (Ketua Umum) HKBP menyambut baik kolaborasi ini, dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan jemaat dan mendukung pengembangan organisasi HKBP. Dukungan serupa juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN), Dr. Effendi MS Simbolon, yang menyatakan rasa syukur atas kepercayaan BTN untuk bekerja sama.
Melalui langkah strategis ini, BTN tidak hanya menguatkan portofolio dana murahnya tetapi juga membangun ekosistem keuangan yang berkelanjutan dan berdampak sosial.
Artikel Terkait
Mendagri Minta Seluruh Kepala Daerah Dukung Sensus Ekonomi 2026 Demi Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran
KPK Lelang 108 Aset Rampasan Korupsi Senilai Rp311 Miliar pada 18 Juni 2026
Kejagung Masih Kaji Permohonan Justice Collaborator Mantan Wakil Kepala BGN yang Seret 26 Nama
Ruben Onsu Sindir Giorgio Antonio Usai Endorse Kopi di Rumah Pribadi, Isu Hak Asuh Anak Kembali Mencuat