Kalah 1-3 dari Zambia, Ini Hasil Akhir Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025

- Selasa, 04 November 2025 | 17:25 WIB
Kalah 1-3 dari Zambia, Ini Hasil Akhir Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2025

Hasil Indonesia U-17 vs Zambia U-17: Garuda Asia Tertinggal 1-3 di Piala Dunia U-17 2025

Timnas Indonesia U-17 tertinggal 1-3 dari Zambia U-17 pada babak pertama matchday 1 Piala Dunia U-17 2025. Pertandingan ini digelar di Aspire Zone, Al Rayyan, Qatar, Selasa (4/11/2025) malam WIB.

Jalannya Pertandingan Indonesia U-17 vs Zambia U-17

Babak Pertama

Zambia langsung menunjukkan ancaman sejak menit awal dengan berhasil menjebol gawang Indonesia yang dikawal Dafa Al Gasemi hanya dalam 29 detik. Namun, gol tersebut dianulir wasit setelah melihat VAR karena pemain Zambia berada dalam posisi offside.

Tekanan terus diberikan Zambia, namun pertahanan Indonesia tampil solid. Indonesia kemudian membalas dengan serangan-balik dan berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-12 melalui gol Zahaby Gholy yang memanfaatkan bola muntah dari tendangan Evandra Florasta. Skor 1-0 untuk Indonesia.

Zambia merespons dengan serangan lebih agresif dan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-30 melalui Abel Nyirongo. Hanya berselang dua menit, Nyirongo kembali mencetak gol untuk membawa Zambia unggul 2-1.

Pada menit ke-34, Zambia semakin memperlebar keunggulan melalui Lekonde Mwale. Babak pertama berakhir dengan skor 1-3 untuk keunggulan Zambia.

Susunan Pemain

Indonesia U-17 (4-2-3-1)

Dafa Al Gasemi; Fabio Azkairawan, Putu Panji, Lucas Lee, Mathew Baker; Evandra Florasta, Eizar Jacob; Zahaby Gholy, Nazriel Alvaro, Fadly Alberto; Mierza Fierjatullah. Pelatih: Nova Arianto.

Zambia U-17 (4-2-3-1)

Christo Chitambala; Andrew Mwape, Lekonde Mwale, Jonathan Kalimina, Levyson Banda; Bogdani Ndhlovu, Kelvin Chipelu; James Sibeene, Felix Phiri, Mapalo Simute; Abel Nyirongo. Pelatih: Dennis Makinka.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar