Timnas Amputasi Indonesia Berebut Tiket Piala Dunia 2026 di Piala Asia 2025 Jakarta

- Selasa, 04 November 2025 | 21:10 WIB
Timnas Amputasi Indonesia Berebut Tiket Piala Dunia 2026 di Piala Asia 2025 Jakarta

Timnas Amputasi Indonesia Siap Rebut Tiket Piala Dunia 2026 di Piala Asia 2025 Jakarta

Jakarta akan menjadi tuan rumah Piala Asia Amputasi 2025 yang sekaligus berfungsi sebagai kualifikasi menuju Piala Dunia Amputasi 2026 di San José, Kosta Rika. Turnamen bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 9–15 November 2025 di dua venue utama ibu kota: Stadion Madya dan Lapangan ABC, Senayan.

Dukungan Penuh untuk Timnas Amputasi Indonesia di Kandang Sendiri

Status sebagai tuan rumah memberikan keuntungan strategis bagi Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia (Garuda INAF). Tim akan merasakan dukungan langsung dari suporter lokal yang diharapkan dapat memacu performa terbaik mereka. Momentum ini menjadi peluang emas untuk menebus hasil di Piala Dunia Amputasi 2022 Turki, sekaligus menunjukkan perkembangan sepak bola amputasi tanah air.

Sembilan Tim Terbaik Asia Berebut 4 Tiket ke Piala Dunia 2026

Turnamen ini akan mempertemukan sembilan kekuatan terbaik sepak bola amputasi Asia, yaitu:

  • Indonesia (Tuan Rumah)
  • Bangladesh
  • Malaysia
  • Iran
  • Irak
  • Jepang
  • Suriah
  • Uzbekistan
  • Yaman

Meski format grup resmi belum diumumkan, Federasi Sepak Bola Amputasi Asia telah menetapkan bahwa hanya empat tim terbaik yang akan melaju ke Piala Dunia 2026. Setiap pertandingan dipastikan akan berlangsung sangat kompetitif dengan margin kesalahan yang minimal.

Meningkatkan Sportivitas dan Inklusivitas Olahraga Disabilitas

Penyelenggaraan Piala Asia Amputasi 2025 di Jakarta tidak hanya tentang prestasi atletik, tetapi juga menjadi platform penting untuk mempromosikan semangat inklusivitas dan kesetaraan bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Keberhasilan event ini akan memperkuat posisi Indonesia dalam peta olahraga disabilitas Asia.

Dengan persiapan yang matang dan semangat juang tinggi, Timnas Amputasi Indonesia bertekad membuktikan diri layak kembali ke pentas dunia dan membawa harum nama bangsa di ajang internasional.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar