Pertemuan di kediaman Jokowi itu disaksikan oleh dua orang, yaitu seorang polisi aktif dan dua orang relawan Jokowi. Meski demikian, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis bersikukuh menolak untuk meminta maaf.
"Tapi oleh termul digoreng beritanya bahwa BES dan DHL (Damai Hari Lubis) minta maaf," sambung Refly membacakan isi pesan lanjutan.
Alasan Penolakan: Ketidakhadiran Ijazah Asli
Alasan penolakan meminta maaf, seperti dikutip dari pesan tersebut, adalah karena hingga saat ini Jokowi dinilai tidak menunjukkan ijazah aslinya, khususnya ijazah SMA.
"Terutama ijazah SMA. Dan dalam pertemuan tersebut juga tidak ditunjukkan ijazah aslinya. Ini yang paling penting dan mendasar," pungkas Refly mengutip pesan Eggi Sudjana.
Dengan demikian, Eggi Sudjana menyatakan konsistensinya untuk meyakini bahwa Jokowi tidak memiliki ijazah asli, yang menjadi dasar penolakannya untuk meminta maaf meski ada tawaran proyek bernilai besar.
Artikel Terkait
Pilkada Tidak Langsung vs Suara Rakyat: Analisis Krisis Partai Politik 2026
Ijazah Jokowi Dipertanyakan: Benarkah Hanya Sarjana Muda, Bukan Sarjana Penuh?
Bahlil Siap Berkorban Demi Swasembada Energi: Tantangan & Dugaan Sabotase Proyek RDMP Balikpapan
Luhut Pandjaitan Bantah Keras Punya Saham Toba Pulp Lestari, Usul Pencabutan Izin ke Prabowo