Dalam rapat yang sama, PBNU juga menetapkan bahwa Muktamar Ke-35 NU akan dilaksanakan pada Juli atau Agustus 2026. Sebelum muktamar digelar, organisasi akan menyelenggarakan terlebih dahulu Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama sebagai bagian dari tahapan konstitusional yang diamanatkan.
Penyerahan Mandat dan Perbaikan Tata Kelola
Rapat Pleno juga menerima pengembalian mandat dari KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat Ketua Umum PBNU. Selain itu, PBNU memutuskan untuk meninjau kembali sejumlah surat keputusan organisasi yang diterbitkan tanpa kelengkapan tanda tangan struktural.
Komitmen untuk perbaikan tata kelola organisasi ditegaskan, mencakup administrasi dan keuangan, dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas yang lebih kuat.
Penegasan Penyelesaian Secara Musyawarah
Serangkaian keputusan ini menegaskan bahwa seluruh dinamika internal yang terjadi telah berhasil diselesaikan melalui jalur musyawarah, kebijaksanaan para masyayikh, dan mekanisme organisasi yang sah, menunjukkan kematangan Nahdlatul Ulama dalam menjaga persatuan.
Artikel Terkait
Kekeliruan Tanggal Lulus Jokowi di Video UGM: Fakta, Kronologi, dan Analisis Lengkap
TPUA Klaim Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis Resmi Jadi Bagian Kubu Jokowi: Kronologi Lengkap
Desakan Copot Erick Thohir dari Menpora: PP Himmah Kritik Kinerja & Isu Reshuffle Kabinet Prabowo
Rocky Gerung: Jokowi Diduga Tak Bisa Hidup Tenang Sebelum Kasus Hukum Terbukti