paradapos.com - Direktur Juru Debat Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko, memberikan tanggapan tajam terhadap pernyataan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, yang menyatakan perbedaan kebijakan antara Prabowo Subianto dan Jokowi. Budiman menekankan bahwa Prabowo bukanlah peniru, melainkan penerus Jokowi.
"Pak Prabowo penerus Pak Jokowi, bukan penirunya," ujar Budiman kepada wartawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (13/12/2023) malam.
Budiman, yang sebelumnya merupakan politikus PDIP, menyindir tanpa menyebut nama bahwa ada seorang calon presiden yang berusaha meniru Jokowi. Ia menegaskan bahwa seharusnya presiden selanjutnya menjadi penerus, bukan peniru.
Baca Juga: Gebrakan Otomotif 2024: Merek Mobil Cina, Termasuk BYD dan GWM, Bersiap Masuki Pasar Indonesia
"Ada yang meniru Pak Jokowi, padahal seharusnya jadi penerusnya. Pak Prabowo lebih memilih jadi menerus bukan peniru," tegas Budiman, yang dulu dipecat oleh PDIP karena mendukung Prabowo.
Sebelumnya, Hasto Kristiyanto, Sekjen PDIP, memberikan penilaian terhadap debat antarcapres yang digelar pada Selasa (12/12/2023). Hasto menyatakan bahwa Prabowo tidak seperti Jokowi, baik dari segi kebijakan maupun sikap tegas dalam menjawab pertanyaan fundamental.
Artikel Terkait
Analisis APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja & Utang Naik, Defisit Nyentuh 2,92%
PDI Perjuangan Larang Kader Korupsi: Isi Surat Edaran & Arahan Rakernas 2026
Respons PDIP Soal Ambisi Kaesang & PSI Kuasai Jawa Tengah di Pemilu 2029
Megawati Institute Resmi Berdiri: Ketua Umum PDIP Resmikan Think Tank di HUT ke-53 Partai