BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Hari Ini

- Selasa, 10 Maret 2026 | 00:50 WIB
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Hari Ini

PARADAPOS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat melanda sejumlah wilayah Indonesia pada hari ini, Selasa, 10 Maret 2026. Peningkatan aktivitas hujan ini dipicu oleh sejumlah pola atmosfer yang kompleks, termasuk pantauan terhadap bibit siklon tropis 95W di Samudera Pasifik utara Papua.

Bibit Siklon Tropis dan Pola Atmosfer yang Aktif

Prakirawan BMKG Medayu mengonfirmasi bahwa bibit siklon tropis 95W terpantau bergerak ke arah timur laut dengan kecepatan angin maksimum sekitar 20 knots. Meski potensinya untuk berkembang menjadi siklon tropis penuh dalam dua hari ke depan masih dinilai rendah, keberadaan sistem ini telah mempengaruhi dinamika cuaca di sekitarnya.

"Sistem atmosfer ini berpotensi memicu peningkatan aktivitas hujan di sejumlah wilayah Indonesia," ungkapnya.

BMKG menjelaskan bahwa bibit siklon ini turut memicu terbentuknya low-level jet di wilayah Samudera Pasifik utara Papua serta membentuk daerah pertemuan angin (konvergensi dan konfluensi) yang memanjang dari Samudera Pasifik utara Halmahera hingga Papua Barat. Pola ini menjadi mesin pembentuk awan hujan yang signifikan.

Daerah Konvergensi dan Tekanan Rendah Lainnya

Selain bibit siklon di timur, BMKG juga memantau sirkulasi siklonik di perairan barat Aceh dan Laut Sulawesi. Kedua sistem ini membentuk sabuk konvergensi yang membentang panjang dari perairan barat Aceh, melintasi pesisir timur Kalimantan, hingga ke Laut Sulawesi.

Di sisi selatan, adanya daerah tekanan rendah di Australia bagian utara turut berkontribusi pada kondisi yang tidak stabil. Sistem ini menginduksi low-level jet di wilayah Nusa Tenggara Timur dan Maluku bagian selatan, serta membentuk daerah konvergensi lain yang membentang dari Nusa Tenggara Barat hingga Laut Arafura.

Imbauan Kewaspadaan untuk Masyarakat

Kombinasi beberapa sistem cuaca aktif tersebut menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan awan hujan secara luas. Analisis terkini menunjukkan bahwa potensi hujan lebat hingga sangat lebat perlu diwaspadai di beberapa provinsi.

"Kondisi atmosfer tersebut dinilai mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya di sekitar bibit siklon tropis, daerah tekanan rendah, serta sepanjang wilayah konvergensi dan konfluensi," jelas Medayu.

Berdasarkan prakiraan tersebut, wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Utara. BMKG menekankan pentingnya bagi masyarakat, terutama di daerah rawan banjir, longsor, atau genangan, untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini dari sumber resmi. Kewaspadaan dan kesiapsiagaan dini menjadi kunci untuk memitigasi dampak dari cuaca ekstrem yang diprakirakan terjadi.

Editor: Annisa Rachmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar