Meskipun banyak serangan terhadap dirinya, Jokowi terlihat seperti biasa dan menganggap suara-suara tersebut hanya bagian dari demokrasi.
Hal tersebut diungkapkan Jokowi dalam channel YouTube Najwa Shihab baru-baru ini.
"Itu kan ungkapan ekspresi, itu bisa macam-macam," ujar Jokowi dikutip pada Selasa (11/2/2025).
Dijelaskan Jokowi, ekspresi yang dia maksud memiliki banyak tafsir. Salah satunya, efek kekalahan di Pemilihan Presiden (Pilpres).
"Ekspresi karena kekalahan di Pilpres bisa, kejengkelan terhadap sesuatu, saya kira ini negara demokrasi," ucapnya.
Karena menanggap hal tersebut bagian dari demokrasi, Jokowi merasa tidak harus ambil pusing terhadap riak-riak tersebut.
"Biasa-biasa aja kalau saya menanggapinya, nda terlalu menanggapi," tandasnya.
Jokowi bilang, bisa jadi apa yang digemakan itu merupakan sisa-sisa kekalahan di Pilpres atau disebut dengan operasi politik dari pihak tertentu.
"(Operasi politik tertentu) Yah bisa saja kan? Masih ada yang belum move on sehingga berusaha mendowngrade," kuncinya.
Sumber: Fajar
Artikel Terkait
Luhut Pandjaitan Bantah Keras Punya Saham Toba Pulp Lestari, Usul Pencabutan Izin ke Prabowo
PDIP Tolak Pilkada via DPRD, Usung E-Voting untuk Tekan Politik Uang
Menko Pangan Zulkifli Hasan Tinjau SPPG Kalikajar Wonosobo, Staf Bersihkan Sepatunya
Target PSI Jadi Kandang Gajah di Jateng 2029 Dinilai Mimpi Siang Bolong