PARADAPOS.COM - Politikus PDI Perjuangan, Adian Napitupulu, mengunggah sebuah video di akun Instagram pribadinya yang menarik perhatian publik.
Video tersebut menampilkan momen Presiden Prabowo Subianto saat bersalaman dengan Presiden ke-7, Jokowi, dan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Dalam video itu, terlihat Prabowo menunjukkan sikap berbeda ketika berjabat tangan dengan kedua tokoh tersebut.
Saat bersalaman dengan Jokowi, Prabowo tampak membungkukkan badan sebagai tanda hormat.
Namun, ketika bersalaman dengan SBY, Prabowo tetap berdiri tegak tanpa menunduk atau mencium tangan.
Apalagi, diketahui bahwa SBY lebih senior dibanding Prabowo. Dan, Jokowi di sisi lain lebih muda dari Presiden Prabowo.
Menanggapi perbedaan sikap tersebut, Adian memberikan sindiran tajam melalui keterangan videonya.
Ia menyiratkan bahwa momen itu menunjukkan siapa sebenarnya "bos" Prabowo.
“Sudah pahamkan siapa tuannya?” tulis Adian dalam unggahan tersebut (25/2/2025).
Video ini semakin memperkuat spekulasi publik tentang dinamika hubungan politik di antara para pemimpin bangsa. Khususnya Jokowi dan Prabowo.
👇👇
Saat peluncuran Danantara kemarin ada adegan di luar kebiasaan yg di lakukan oleh presiden terpilih. Biasanya presiden tidak membungkukkan badan saat bersalaman dengan mantan presiden. Tetapi prabowo membungkuk ke jokowi , sedangkan ke SBY tidak membungkuk. Bertanda apa ya. 😁 pic.twitter.com/7wUHGSmetW
Gesture...
Presiden Prabowo
Saat Salaman Ke:
-Presiden Jokowi, Nunduk.
-Presiden SBY, Biasa.
🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔
Pada Peluncuran Danantara
Di
Istana Presiden Jakarta
Senin, 24 Pebruari 2025
.. pic.twitter.com/jfigAlpsfL
Presiden Prabowo Subianto sebelumnya sempat menuai kritik. Setelah pidatonya di Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Gerindra viral.
Salah satu yang cukup dikritik publik terutama warganet di media sosial adalah ucapannya yang menyebut "Hidup Jokowi".
Selain itu, di dalam pidatonya, Prabowo juga menanggapi kritik terhadap kabinet yang dinilai sejumlah pihak sebagai kabinet gemuk. Ia menanggapinya dengan satire.
Tidak gamblang, Prabowo mulanya menyebut ada orang pintar yang menganggap kabinetnya gemuk.
Artikel Terkait
Analisis APBN 2025: Penerimaan Turun, Belanja & Utang Naik, Defisit Nyentuh 2,92%
PDI Perjuangan Larang Kader Korupsi: Isi Surat Edaran & Arahan Rakernas 2026
Respons PDIP Soal Ambisi Kaesang & PSI Kuasai Jawa Tengah di Pemilu 2029
Megawati Institute Resmi Berdiri: Ketua Umum PDIP Resmikan Think Tank di HUT ke-53 Partai