PARADAPOS.COM -Presiden Prabowo Subianto diprediksi tak lama lagi akan mereshuffle kabinet Merah Putih dalam waktu dekat ini.
Reshuffle agaknya dilakukan secara menyeluruh, terutama menyasar para pembantu Presiden Prabowo yang justru memilih loyal kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Mereka dikenal telah terafiliasi Geng Solo.
“Menteri yang teridentifikasi Geng Solo sebaiknya di-reshuffle. Sebab, mereka ini akan memiliki dua nakhoda,” kata pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, kepada RMOL, Rabu 27 Agustus 2025.
Menurut Jamiluddin, jika menteri-menteri terafiliasi Geng Solo tersebut tidak direshuffle maka akan sangat berbahaya bagi pemerintahan Presiden Prabowo sendiri.
“Sebaiknya, menteri yang teridentifikasi geng Solo di-reshuffle. Itu secara politis bisa membahayakan Prabowo,” pungkasnya.
Geng Solo ini belakangan kembali ramai dibahas, termasuk oleh para aktivis setelah Jokowi lengser.
Beberapa di antaranya dituding masih berada di pemerintahan, seperti Budi Arie Setiadi, Budi Gunadi Sadikin, hingga Sakti Wahyu Trenggono yang lantang menyebut Jokowi sebagai bos mereka pasca Idulfitri tahun ini.
Kemudian, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Mendagri Tito Karnavian, dan beberapa lagi lainnya
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Kaesang Maju di Dapil Jateng V: Langkah Pembuktian Basis Jokowi dan Tantangan Langsung ke Puan Maharani
Survei SMRC dan Indikator: Elektabilitas Dedi Mulyadi Ungguli Prabowo di Simulasi Pilpres 2029
Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur Mendadak, Ketegangan dengan Menkeu soal Likuiditas dan Pertumbuhan Ekonomi Jadi Sorotan
Rudy Bantah Klaim Jokowi soal 54 Kali Temui PKL: Hanya Dua Kali Hadir