Serakahnomics: Ancaman Penjajahan Gaya Baru yang Wajib Kita Tolak Bersama!

- Minggu, 12 Oktober 2025 | 01:50 WIB
Serakahnomics: Ancaman Penjajahan Gaya Baru yang Wajib Kita Tolak Bersama!

Serakahnomics: Pengertian, Bahaya, dan Perlawanan Menurut Agus Jabo Priyono

Ketua Umum Partai Rakyat Adil dan Makmur (PRIMA), Agus Jabo Priyono, secara tegas menyerukan perlawanan terhadap sistem ekonomi rakus yang ia sebut sebagai Serakahnomics. Pidato penting ini disampaikannya dalam acara peluncuran Kepengurusan Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) di Jakarta, Sabtu, 11 Oktober 2025.

LMND Sebagai Pilar Perjuangan PRIMA

Agus Jabo menyampaikan apresiasi tinggi terhadap semangat ideologis kader LMND. Ia menegaskan bahwa organisasi mahasiswa ini harus menjadi pilar utama PRIMA dalam memperjuangkan keadilan sosial dan kemandirian nasional, seraya melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa.

Serakahnomics: Penjajahan Gaya Baru yang Merampas Kekayaan Bangsa

Menurut Agus Jabo, penjajahan ekonomi saat ini merupakan bentuk baru kolonialisme. Jika dulu penjajah datang dengan senjata, kini mereka datang membawa modal dan utang, namun dengan hakikat yang sama: merampas kekayaan bangsa Indonesia.

Istilah Serakahnomics menggambarkan sistem ekonomi rakus yang berakar sejak masa VOC. Setelah kemerdekaan, sistem ini dianggap hanya berganti rupa dengan semangat kerakusan yang tetap sama.

Tiga Kekuatan Besar Serakahnomics dan Ketimpangan Ekstrem

Agus Jabo memaparkan bahwa saat ini Serakahnomics menjelma dalam tiga kekuatan besar:

  • Imperialisme asing
  • Oligarki keluarga kaya
  • Birokrasi korup

Ia mengungkap fakta mencengangkan bahwa 56 juta hektar tanah bersertifikat di Indonesia hanya dikuasai oleh 60 keluarga. Kondisi ini bukan sekadar ketimpangan, melainkan sebuah kejahatan ekonomi terhadap rakyat.

Trisakti dan Pasal 33 UUD 1945 sebagai Solusi Melawan Serakahnomics

Agus Jabo menyatakan bahwa cara paling efektif untuk melawan Serakahnomics adalah dengan kembali pada ajaran Trisakti Bung Karno, yaitu:

  • Berdikari dalam ekonomi
  • Berdikari dalam ekonomi
  • Berkepribadian dalam kebudayaan

Ia juga menekankan bahwa Pasal 33 UUD 1945 adalah fondasi yang menolak kapitalisme, liberalisme, dan imperialisme, sehingga menjadi "hantu" bagi kaum Serakahnomics.

Seruan untuk Terlibat dalam Perjuangan Politik

Di akhir pidatonya, Agus Jabo menyerukan agar mahasiswa dan kaum muda berani terlibat dalam perjuangan politik. Baginya, perjuangan tertinggi adalah perjuangan politik, dan partai politik harus menjadi wadah perjuangan rakyat untuk mengubah sistem.

Seruan penutupnya mengajak generasi muda untuk bersatu, berjuang, mengusir Serakahnomics dari bumi pertiwi, serta membangun Indonesia yang berdikari, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila.

Sumber: https://rmol.id/amp/2025/10/12/682920/serakahnomics-ibarat-penjajahan-gaya-baru-yang-harus-dilawan-

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar