Peran Gibran Rakabuming Raka: Analis Minta Prabowo Beri Tanggung Jawab Lebih
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai perlu diberi tanggung jawab yang lebih besar dan nyata dalam pemerintahan. Hal ini disampaikan agar kontribusinya lebih signifikan dan anggaran negara untuk posisi wapres tidak terbuang sia-sia.
Pentingnya Gibran "Dipaksa" Bekerja
Menurut Hendri Satrio, seorang Analis Komunikasi Politik, Gibran harus benar-benar dilibatkan dan diberikan pekerjaan yang konkret. Ia menegaskan bahwa sebagai wakil presiden, Gibran harus dipaksa untuk bekerja keras.
"Gibran itu sebagai wakil presiden, dia harus dipaksa untuk kerja. Harus dikasih kerjaan dia, kalau enggak buang-buang duit negara ini," tegas Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio, dalam pernyataannya.
Agar Tidak Hanya Jadi Pelengkap
Hensat menambahkan bahwa Gibran harus benar-benar berkecimpung dalam pemerintahan. Ia mendorong agar dibuatkan program-program khusus yang membuat wapres sibuk dengan tugas-tugas strategis, meskipun ada kemungkinan Presiden Prabowo Subianto enggan melibatkan wakil presiden secara penuh.
Founder lembaga survei Kedai Kopi itu menekankan bahwa peran Gibran harus melampaui sekadar simbolis. Hal ini penting untuk memastikan bahwa anggaran negara yang dialokasikan untuk lembaga wakil presiden memberikan nilai dan manfaat yang nyata bagi pembangunan.
"Kalau cuma jadi pelengkap tanpa kontribusi nyata, itu sama saja buang-buang duit negara," tutup Hensat.
Artikel Terkait
Pengamat: Prabowo Harus Buktikan Keterbukaan terhadap Kritik di Tengah Proses Mahasiswa
Tuduhan Mantan Wakil Kepala BGN: Nanik S Deyang Disebut Tak Bersih dan Aktor di Balik Masalah Internal
Polda Metro Bantah Sengaja Matikan CCTV di Bundaran HI Saat Demo Mahasiswa
Kasus Roy Suryo Mandek di Tahap Dua, Pengamat Soroti Kejanggalan Proses Hukum