Peran Gibran Rakabuming Raka: Analis Minta Prabowo Beri Tanggung Jawab Lebih
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dinilai perlu diberi tanggung jawab yang lebih besar dan nyata dalam pemerintahan. Hal ini disampaikan agar kontribusinya lebih signifikan dan anggaran negara untuk posisi wapres tidak terbuang sia-sia.
Pentingnya Gibran "Dipaksa" Bekerja
Menurut Hendri Satrio, seorang Analis Komunikasi Politik, Gibran harus benar-benar dilibatkan dan diberikan pekerjaan yang konkret. Ia menegaskan bahwa sebagai wakil presiden, Gibran harus dipaksa untuk bekerja keras.
"Gibran itu sebagai wakil presiden, dia harus dipaksa untuk kerja. Harus dikasih kerjaan dia, kalau enggak buang-buang duit negara ini," tegas Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio, dalam pernyataannya.
Agar Tidak Hanya Jadi Pelengkap
Hensat menambahkan bahwa Gibran harus benar-benar berkecimpung dalam pemerintahan. Ia mendorong agar dibuatkan program-program khusus yang membuat wapres sibuk dengan tugas-tugas strategis, meskipun ada kemungkinan Presiden Prabowo Subianto enggan melibatkan wakil presiden secara penuh.
Founder lembaga survei Kedai Kopi itu menekankan bahwa peran Gibran harus melampaui sekadar simbolis. Hal ini penting untuk memastikan bahwa anggaran negara yang dialokasikan untuk lembaga wakil presiden memberikan nilai dan manfaat yang nyata bagi pembangunan.
"Kalau cuma jadi pelengkap tanpa kontribusi nyata, itu sama saja buang-buang duit negara," tutup Hensat.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Sebut Kritik Pengamat Ekonomi Sikap Sempit dan Tidak Patriotik
Menkeu Kritik Analisis Ekonomi di TikTok dan YouTube: Kita Nggak Perlu Takut
Refly Harun Duga Tekanan Ijazah Jadi Alasan Rismon Sianipar Ajukan Restorative Justice ke Jokowi
Said Didu Sindir Permintaan Maaf Penggugat Ijazah Jokowi dengan Perumpamaan Intan