Prabowo Bukan Jokowi, Era Luhut Berakhir: Arah Baru Pemerintahan Indonesia

- Jumat, 24 Oktober 2025 | 23:50 WIB
Prabowo Bukan Jokowi, Era Luhut Berakhir: Arah Baru Pemerintahan Indonesia
Luhut Binsar Pandjaitan Diminta Sadar Diri, Jangan Atur Pemerintahan Prabowo

Luhut Binsar Pandjaitan Diminta Sadar Diri, Jangan Atur Pemerintahan Prabowo

Luhut Binsar Pandjaitan mendapat peringatan untuk sadar diri dan tidak mencoba mengatur pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Permintaan ini disampaikan karena Prabowo dinilai tidak akan mudah disetir seperti era pemerintahan sebelumnya.

Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, menegaskan bahwa pemerintahan Jokowi telah berakhir. Ia meminta Luhut untuk tidak mengalami post power syndrome.

Peringatan ini muncul menyusul manuver Luhut yang menunjukkan gejala ingin mengatur pemerintahan Prabowo. Beberapa gejala yang terlihat antara lain pernyataan Luhut yang meminta Prabowo untuk tidak diatur organisasi buruh mengenai kebijakan upah.

Selain itu, Luhut juga secara terbuka meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menyuntikkan dana sebesar Rp50 triliun ke Indonesia Investment Authority (INA). Meski menjabat sebagai Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut diingatkan bahwa Prabowo adalah seorang Kepala Negara yang memegang tanggung jawab penuh terhadap arah kebijakan negara.

Igor menegaskan bahwa Prabowo memiliki agenda dan preferensi sendiri, sehingga tidak seharusnya dipengaruhi apalagi diatur oleh pihak lain.

Sumber: RMOL

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar