PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih yang signifikan sebesar 30,5 persen pada kuartal III 2025. Kinerja keuangan Impack Pratama ini menunjukkan peningkatan dari Rp130 miliar di kuartal III 2024 menjadi Rp170 miliar di periode yang sama tahun 2025.
Pendapatan bersih Perseroan juga mengalami kenaikan, dengan IMPC meraih Rp3 triliun dalam sembilan bulan pertama 2025. Angka ini meningkat 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang sebesar Rp2,8 triliun.
Haryanto Tjiptodihardjo, Direktur Utama IMPC, mengungkapkan bahwa kenaikan ini mencerminkan strategi bisnis yang efektif dan permintaan pasar domestik yang tetap solid di tengah tantangan ekonomi.
Laba bersih kumulatif Impack Pratama selama sembilan bulan pertama tahun 2025 tercatat sebesar Rp466 miliar, naik 15,5 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya senilai Rp403 miliar. Pertumbuhan laba IMPC ini semakin mengukuhkan posisi perusahaan di pasar.
Korporasi juga telah menyelesaikan aksi korporasi melalui private placement (PMTHMETD) dengan menghimpun dana sebesar Rp486 miliar. Dana hasil penambahan modal ini akan dialokasikan untuk belanja modal, modal kerja, dan pelunasan utang bank.
Impack Pratama terus menjajaki berbagai peluang akuisisi, baik di dalam maupun luar negeri. Posisi keuangan yang kuat didukung oleh kas konsolidasi yang solid dan kemampuan menghasilkan EBITDA yang konsisten memungkinkan Perseroan bergerak cepat dalam mengejar target akuisisi yang sesuai.
Artikel Terkait
Kredit Perumahan Mandek, Menteri Keuangan Khawatirkan Daya Beli Masyarakat
Bursa Asia Anjlok: Penyebab, Dampak ke Indonesia, dan Prediksi ke Depan
Analisis IHSG Hari Ini: Proyeksi 8.150-8.350 Dipicu Data Ekonomi Q3 2025 & Rebalancing MSCI
Semangat Cokroaminoto & Program Koperasi Desa Merah Putih: Strategi Menkop Ferry Bangun Ekonomi Umat