Jaksa KPK telah mengeksekusi putusan tersebut dengan melakukan penjualan kembali (redemption) untuk mendapatkan Net Asset Value (NAV) dari 29 Oktober hingga 12 November 2025.
Kerugian Negara dan Pemulihan Aset
Berdasarkan fakta persidangan, perbuatan melawan hukum yang dilakukan Ekiawan bersama Antonius NS Kosasih (mantan Dirut Taspen) dalam investasi reksa dana I-next G2 telah mengakibatkan kerugian keuangan negara pada Taspen sebesar Rp1 triliun. Kerugian ini tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif BPK Nomor 14/LHP/XXI/04/2025 tanggal 22 April 2025.
Setelah melalui serangkaian proses pemulihan aset, KPK akhirnya menyerahkan dana sebesar Rp883.038.394.268 yang telah ditransfer ke rekening Giro THT Taspen pada BRI Cabang Veteran Jakarta pada 20 November 2025.
Penyerahan Simbolis
Dalam acara serah terima di Gedung Merah Putih KPK, hanya uang sejumlah Rp300 miliar yang ditampilkan secara simbolis karena alasan tempat dan keamanan. Penyerahan simbolis dilakukan langsung oleh Asep Guntur kepada Direktur Utama Taspen, Rony Hanityo Aprianto.
Artikel Terkait
Yaqut Cholil Qoumas Ditahan KPK: Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024 Rugikan Negara Rp1 Triliun
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Soal Materi Stand Up Comedy Mens Rea, Ini Fakta Lengkapnya
Eggi Sudjana & Damai Hari Lubis Temui Jokowi di Solo, Roy Suryo Sindir Ada yang Cair
Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Diduga Cemarkan Nama Baik NU & Muhammadiyah