Hasil Pemeriksaan Etik Dewas KPK Kasus Bobby Nasution Diumumkan Pekan Depan

- Rabu, 07 Januari 2026 | 06:25 WIB
Hasil Pemeriksaan Etik Dewas KPK Kasus Bobby Nasution Diumumkan Pekan Depan
Dewas KPK Umumkan Hasil Pemeriksaan Etik Kasus Bobby Nasution Pekan Depan

Dewas KPK Umumkan Hasil Pemeriksaan Etik Kasus Bobby Nasution Pekan Depan

PARADAPOS.COM - Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dipastikan akan mengumumkan hasil pemeriksaan etik pekan depan. Pemeriksaan ini menyangkut tidak diperiksanya Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution dalam kasus dugaan suap proyek di Dinas PUPR Pemprov Sumut.

Ketua Dewas KPK, Gusrizal, menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan klarifikasi tambahan kepada pelapor sebelum pengumuman resmi dilakukan. "Yang kemarin sudah diklarifikasi, tapi perlu ada lagi klarifikasi selanjutnya kepada si pelapor. Iya kemungkinan (pekan depan diumumkan). Nanti dilihat hasilnya," ujar Gusrizal di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu 7 Januari 2026.

Latar Belakang Laporan ke Dewas KPK

Laporan ini bermula dari aksi Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) yang melaporkan Kasatgas Penyidikan KPK, AKBP Rossa Purbo Bekti, ke Dewas KPK pada Senin 17 November 2025. Mereka menilai ada dugaan penghambatan proses hukum terhadap Bobby Nasution.

Koordinator KAMI, Yusril S Kaimudin, menyampaikan tiga tuntutan utama dalam laporannya:

  1. Pemeriksaan etik terhadap AKBP Rossa Purbo Bekti terkait dugaan pelanggaran integritas, independensi, dan profesionalitas.
  2. Penilaian mendalam terhadap dampak tindakan tersebut terhadap kredibilitas lembaga KPK.
  3. Pengambilan langkah etis dan kelembagaan untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap KPK.

Desakan dari MAKI

Desakan untuk segera menindaklanjuti laporan ini juga datang dari Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman. Pada Rabu, 24 Desember 2025, Boyamin mendatangi Dewas KPK untuk mempertanyakan kelambatan penanganan laporan yang mereka sampaikan sebelumnya.

Dengan rencana pengumuman hasil pekan depan, publik menanti kejelasan hasil pemeriksaan etik Dewas KPK yang diharapkan dapat mengembalikan kredibilitas lembaga antirasuah tersebut.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar