Latar Belakang Kasus Noel Ebenezer
Sebelumnya, Jaksa KPK telah mendakwa Noel Ebenezer dalam kasus pemerasan terkait pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Dakwaan menyebutkan Noel meminta jatah hingga Rp 3 miliar.
Perbuatan tersebut diduga dilakukan bersama sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemnaker lainnya, yaitu Fahrurozi, Hery Sutanto, Subhan, Gerry Aditya Herwanto Putra, Irvian Bobby Mahendro, Sekarsari Kartika Putri, Anitasari Kusumawati, Supriadi, Miki Mahfud, dan Termurila.
Dalam dakwaannya, jaksa menyatakan para terdakwa memaksa pemohon sertifikasi dan lisensi K3 untuk memberikan uang dengan total mencapai Rp 6,5 miliar. Kasus ini terjadi sejak tahun 2021, sebelum Noel menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan.
Peringatan dari mantan pejabat negara ini menyoroti dinamika dan ketegangan politik yang terjadi, sekaligus menjadi peringatan publik tentang potensi konflik hukum di tingkat elite.
Artikel Terkait
Immanuel Ebenezer Bocorkan Parpol Berhuruf K & Ormas Terkait Aliran Dana Kasus Sertifikasi K3
Damai Hari Lubis Laporkan Ahmad Khoizinudin ke Polda Metro Jaya: Kronologi & Pasal yang Dijerat
KPK Sita Uang Ratusan Juta dari Rumah Dinas Bupati Pati, Ini Fakta Kasusnya
KPK Usut Pertemuan Jokowi-MBS di Arab Saudi: Kuota Haji hingga MoU Olahraga Diungkap