Nicolas Maduro Ditahan di Penjara MDC Brooklyn: Fakta Kondisi Buruk & Kronologi Tuduhan

- Minggu, 04 Januari 2026 | 16:25 WIB
Nicolas Maduro Ditahan di Penjara MDC Brooklyn: Fakta Kondisi Buruk & Kronologi Tuduhan

Jaksa Agung AS, Pam Bondi, menyatakan Maduro dan istrinya, Cilia Flores, didakwa di Distrik Selatan New York. Tuduhan utama meliputi konspirasi terorisme narkoba, konspirasi impor kokain, dan kepemilikan senjata otomatis.

"Mereka akan menghadapi keadilan Amerika di pengadilan Amerika," tegas Bondi. Dakwaan terhadap Maduro pertama kali diajukan pada 2020, sementara dakwaan untuk Cilia Flores baru terungkap belakangan.

Pada Agustus 2025, pemerintahan Trump menggandakan imbalan penangkapan Maduro menjadi $50 juta. Maduro dituduh sebagai pemimpin "Cartel de los Soles", organisasi perdagangan narkoba transnasional. AS juga menuduh Venezuela sebagai pengekspor narkoba utama dan mengambil alih aset minyak Amerika.

Status Politik dan Dampak Geopolitik

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menegaskan bahwa Maduro bukan presiden sah Venezuela, merujuk pada pemilu yang dianggap cacat oleh pengamat internasional.

Penahanan Maduro di MDC Brooklyn tidak hanya menjadi sorotan hukum, tetapi juga memperlihatkan ketegangan geopolitik yang mendalam antara Washington dan Caracas. Isu minyak, narkoba, dan legitimasi kekuasaan menjadi inti dari konflik berkepanjangan ini.

Proses hukum terhadap seorang kepala negara di tengah kondisi penjara yang bermasalah kini menjadi ujian dan perhatian dunia internasional.

Halaman:

Komentar