Iran Ancam Ratakan Israel Jika Diserang: Netanyahu Hubungi Putin untuk Meredam Ketegangan

- Selasa, 06 Januari 2026 | 13:50 WIB
Iran Ancam Ratakan Israel Jika Diserang: Netanyahu Hubungi Putin untuk Meredam Ketegangan

Jenderal IRGC Peringatkan Israel: "Akan Diratakan dengan Tanah Jika Kembali Serang Iran"

Penasihat senior Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Morteza Ghorbani, menegaskan bahwa angkatan bersenjata Iran berada dalam status kesiapsiagaan tertinggi. Kesiapan ini ditujukan untuk merespons segala bentuk agresi dari Israel dan Amerika Serikat.

Ghorbani mengungkapkan bahwa 400 unit dari IRGC dan Angkatan Darat Iran telah berada dalam status siaga tinggi. "Mereka siap. Jika serangan apa pun terjadi, mereka akan meratakannya (Israel) dengan tanah," tegas Ghorbani seperti dikutip dari Mehr News, Selasa (6/1/2026).

Kesiapan Penuh Pasukan Iran

Ghorbani menambahkan bahwa Angkatan Darat, IRGC, dan Pasukan Penegak Hukum Iran dalam kondisi siaga penuh. "Dengan kebanggaan, saya mengatakan bahwa mereka sangat siap. Level penangkalan saat ini adalah warisan dari jalan yang ditempuh martir Jenderal Qassem Soleimani," ujarnya.

Peringatan serupa juga disampaikan oleh Sekretariat Dewan Pertahanan Tertinggi Iran. Lembaga itu menyatakan bahwa aksi tak bersahabat dari pihak luar akan memicu respons tegas dan proporsional. Mereka menegaskan bahwa keamanan, kemerdekaan, dan integritas teritorial Iran adalah garis merah yang tak terpatahkan.

Respons Israel: Netanyahu Hubungi Putin

Halaman:

Komentar