Pada hari Kamis, Trump menandatangani memorandum yang menangguhkan dukungan AS untuk 66 organisasi, badan, dan komisi internasional, termasuk beberapa badan PBB. Alasannya, lembaga-lembaga tersebut dinilai bertentangan dengan kepentingan nasional, keamanan, dan kedaulatan AS.
Isu Pengambilalihan Greenland yang Memanas
Dalam wawancara yang sama, Trump kembali menegaskan pendiriannya bahwa Greenland harus berada di bawah kendali Washington. Posisi ini didukung oleh Wakil Kepala Staf Kebijakannya, Stephen Miller, yang menyatakan bahwa "AS harus memiliki Greenland sebagai bagian dari keseluruhan aparat keamanan."
Respons Denmark dan Ancaman bagi NATO
Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, menyatakan bahwa pernyataan Trump harus ditanggapi serius. Ia memberikan peringatan keras, "Jika AS menyerang negara NATO lain secara militer, semuanya akan berhenti – termasuk NATO itu sendiri."
Merespons hal ini, sekelompok pemimpin Uni Eropa dan Inggris telah mengeluarkan pernyataan bersama yang membela status Greenland sebagai bagian dari Kerajaan Denmark.
Artikel Terkait
Latihan Militer China, Rusia, Iran di Afrika Selatan: Tujuan & Dampak Geopolitik
Larangan Drama CEO Kaya & Si Miskin di China: Alasan NRTA & Dampak ke Industri
AS Tarik Diri dari 66 Organisasi Internasional: Dampak & Respons Indonesia
Iran Siaga Tempur Tertinggi, Trump Peringatkan Serangan: Analisis Lengkap Krisis