PARADAPOS.COM - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama sejumlah jurnalis menyalurkan bantuan sosial berupa 100 paket sembako dan santunan kepada anak yatim-piatu serta warga kurang mampu di Jakarta Barat. Kegiatan yang digelar di Masjid Al Ikhlas, Joglo, pada Rabu (11/3/2026) ini merupakan bentuk sinergi untuk berbagi di bulan Ramadan dan meringankan beban masyarakat menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Sinergi Polri dan Jurnalis di Bulan Ramadan
Di tengah suasana Ramadan yang penuh makna, kegiatan bakti sosial ini digelar dengan khidmat. Inisiatif yang datang dari kalangan jurnalis ini mendapatkan dukungan penuh dari jajaran Kepolisian. Kehadiran perwakilan dari kedua belah pihak di lokasi menegaskan komitmen nyata untuk turun langsung menjangkau masyarakat yang memerlukan uluran tangan.
Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Karo Penmas Divisi Humas Polri, yang hadir dalam acara tersebut, menekankan semangat kolaborasi di balik aksi sosial ini. Ia melihat momen Ramadan sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian.
"Di bulan yang penuh berkah ini Polri bersama Jurnalis Trunojoyo berkolaborasi untuk berbagi khususnya kepada masyarakat yang membutuhkan," ucap Trunoyudo kepada para wartawan.
Harapan dan Doa untuk Kelancaran Tugas
Bantuan yang disalurkan bukan sekadar memenuhi kebutuhan materiil, tetapi juga diharapkan dapat membawa keberkahan yang lebih luas. Brigjen Trunoyudo menyampaikan harapannya agar bantuan tersebut dapat benar-benar meringankan beban penerima, terutama dalam menyambut hari raya.
"Semoga bantuan yang diberikan dapat menjadi berkah dan bermanfaat bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H," harapnya.
Rasa syukur juga disampaikan oleh pengurus masjid setempat. Mohammad Yamin, selaku Ketua DKM Masjid Al Ikhlas, menyambut positif langkah nyata ini. Dalam sambutannya, ia tidak lupa mendoakan keselamatan bagi aparat kepolisian yang akan bertugas.
"Kami berterima kasih dengan adanya pemberian santunan dan sembako kepada anak-anak yatim-piatu dan para dhuafa. Kami juga mendoakan agar seluruh anggota kepolisian yang akan bertugas dalam Operasi Ketupat 2026 dapat berjalan lancar," tuturnya.
Kegiatan seperti ini, meski terlihat sederhana, memiliki dampak sosial yang signifikan. Ia tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga membangun ikatan emosional antara institusi dengan masyarakat, serta mencerminkan nilai-nilai gotong royong yang kental selama bulan suci.
Artikel Terkait
Suami di Depok Jadi Tersangka Pembunuhan Istri yang Ditemukan Tinggal Rangka
Pria Tewas Tertabrak Kereta Api Usai Langgar Peringatan Sirene di Perlintasan Kebon Jeruk
Bulog Sumut Salurkan Bantuan Pangan ke 1,7 Juta Keluarga
Pemerintah dan Operator Transportasi Siapkan Mudik Lebaran 2026