PARADAPOS.COM - Ibu kota Iran, Teheran, diguncang sejumlah ledakan dan serangan rudal pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026. Insiden yang terjadi di pusat kota itu dilaporkan menimbulkan kepulan asap di beberapa lokasi, dengan area Jalan Universitas dan Jomhouri disebut-sebut sebagai sasaran. Laporan awal dari berbagai kantor berita lokal dan internasional menggambarkan situasi yang mencekam di pagi hari tersebut.
Laporan dari Lapangan
Suara ledakan keras yang memecah kesunyian pagi dilaporkan terdengar oleh sejumlah warga. Dari kejauhan, gumpalan asap terlihat mengepul membubung ke langit Teheran, menandai titik-titik kejadian yang memicu kekhawatiran. Situasi di lapangan masih berkembang saat laporan pertama mulai beredar, dengan detail korban dan kerusakan belum dapat dipastikan sepenuhnya.
Klaim Serangan dan Sasaran
Kantor berita Fars, yang berpengalaman meliput dinamika dalam negeri Iran, memberikan titik terang mengenai lokasi kejadian. Menurut laporan mereka, serangan tersebut menimpa dua jalan utama di jantung kota.
"Beberapa rudal menghantam Jalan Universitas dan Jomhouri di Teheran," ungkap laporan tersebut, mengonfirmasi skala insiden yang terjadi di kawasan padat dan vital.
Sementara itu, koresponden Al Jazeera di lokasi, yang memiliki rekam jejak panjang meliput konflik regional, turut mengamati dampak visual dari serangan. Mereka melaporkan bahwa asap terlihat mengepul dari beberapa titik berbeda, menguatkan kesan bahwa serangan mungkin terjadi di lebih dari satu lokasi.
Analisis Awal dan Konteks
Insiden ini terjadi dalam konteks geopolitik regional yang telah lama memanas. Meski pihak-pihak yang bertanggung jawab atas serangan pagi itu belum secara resmi mengklaim, kejadian di Teheran ini dipastikan akan memicu gelombang analisis mengenai dampak dan eskalasi potensialnya. Para pengamat keamanan internasional biasanya menaruh perhatian khusus pada insiden semacam ini, mengingat posisi strategis Iran dan jaringan aliansinya.
Hingga berita ini diturunkan, respons resmi dari pemerintah Iran maupun reaksi dari negara-negara lain masih dinantikan. Masyarakat internasional terus memantau perkembangan situasi dengan cermat, menunggu klarifikasi lebih lanjut mengenai motif, pelaku, dan konsekuensi dari serangan yang mengganggu ketenangan ibu kota Iran tersebut.
Artikel Terkait
Pakistan Lancarkan Serangan Udara ke Kabul dan Provinsi Perbatasan Afghanistan
Trump Serukan Deportasi Dua Anggota Kongres Demokrat Usai Ricuh di Pidato Kenegaraan
Iran Tuduh AS dan Israel Gunakan Propaganda Nazi Jelang Perundingan Nuklir
Analisis Israel Peringatkan Ancaman Baru dari Blok Sunni yang Dipimpin Turki-Mesir