Kisah Sembuh dari Gagal Ginjal Stadium 5: Transplantasi di RSCM Berhasil

- Selasa, 11 November 2025 | 07:50 WIB
Kisah Sembuh dari Gagal Ginjal Stadium 5: Transplantasi di RSCM Berhasil
Kisah Sembuh dari Gagal Ginjal Stadium 5: Transplantasi Ginjal di RSCM Berhasil

Kisah Sukses Transplantasi Ginjal: Sembuh dari Gagal Ginjal Stadium 5

Sebuah kisah haru dan penuh semangat datang dari Cirebon, dimana seorang pria berhasil sembuh dari gagal ginjal stadium 5 setelah menjalani prosedur transplantasi ginjal. Fhares Audhenari Mutaqin (28), seorang peternak ayam, membagikan perjalanan kesembuhannya melalui TikTok yang kini viral.

Perjalanan Menghadapi Diagnosis Gagal Ginjal

Masalah kesehatan Fhares mulai muncul pada tahun 2021, tepatnya setelah ia bertunangan. Kondisi kesehatannya yang terus menurun akhirnya membawanya pada diagnosis mengerikan di bulan September 2021: gagal ginjal stadium 5 dengan fungsi ginjal yang hanya tersisa 10%.

Selama empat tahun berikutnya, Fhares harus menjalani rutinitas berat cuci darah 2 kali seminggu untuk mempertahankan hidupnya.

Keputusan untuk Transplantasi Ginjal di RSCM Jakarta

Setelah menjalani cuci darah di Cirebon, Fhares memutuskan untuk berpindah ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta karena rumah sakit sebelumnya tidak menyediakan layanan transplantasi ginjal.

"Saya operasi 8 September, alhamdulillah saya dapat donor dari keluarga sendiri yang ikhlas membantu," ujar Fhares.

Proses Persiapan Transplantasi Ginjal

Proses menuju transplantasi ginjal ternyata tidak instan. Fhares harus melalui serangkaian persiapan ketat yang meliputi:

  • Medical check-up menyeluruh
  • Proses administrasi
  • Edukasi dan advokasi pasien
  • Konsultasi psikiatri
  • Pemeriksaan kecocokan genetik

Seluruh proses persiapan ini memakan waktu sekitar 1-2 bulan, ditambah dengan masa tunggu operasi sekitar 3 minggu. Total dari pendaftaran hingga operasi transplantasi ginjal memakan waktu sekitar 2,5 bulan.

Kehidupan Pasca Transplantasi Ginjal

Setelah operasi transplantasi ginjal, kondisi Fhares menunjukkan perbaikan signifikan. Hal yang paling ia syukuri adalah kebebasan dari rutinitas cuci darah yang telah melelahkannya selama empat tahun.

"Empat tahun terakhir cuma bisa minum 600 ml per hari, alhamdulilah sekarang bisa 2-3 liter per hari," ungkap Fhares dengan penuh syukur.

Ia juga mengaku tidak mudah lelah lagi dan bisa beraktivitas dengan lebih normal. Kisah kesembuhan Fhares menjadi bukti bahwa transplantasi ginjal bisa menjadi solusi efektif untuk pasien gagal ginjal stadium akhir.

Harapan bagi Pasien Gagal Ginjal Lainnya

Kisah Fhares memberikan harapan baru bagi para penderita gagal ginjal kronis di Indonesia. Dengan donor yang cocok dan penanganan medis yang tepat di rumah sakit yang kompeten seperti RSCM, kesembuhan memang mungkin untuk diraih.

Perjalanan Fhares dari Cirebon ke Jakarta untuk menjalani transplantasi ginjal membuktikan pentingnya akses terhadap layanan kesehatan yang komprehensif untuk mengatasi penyakit ginjal stadium akhir.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar