Mobil Nasional RI di Bawah Rp300 Juta: i2C Project Jadi Kandidat Utama?
Pemerintah Indonesia serius mewujudkan mobil nasional dengan harga terjangkau. Targetnya, mobil buatan dalam negeri ini akan dijual dengan harga di bawah Rp300 juta, menyasar segmen pasar terbesar di Tanah Air.
Pasar Mobil di Bawah Rp300 Juta Sangat Dominan
Segmen harga ini memang menjadi jantung pasar otomotif Indonesia. Saat ini, segmen ini diisi oleh berbagai tipe kendaraan, mulai dari Low Cost Green Car (LCGC) di bawah Rp200 juta hingga Low MPV populer seperti Toyota Avanza yang masih berkisar di rentang Rp200-300 juta.
Bahkan, kendaraan listrik baru pun mulai masuk. BYD Atto 1 dan SUV listrik Jaecoo ditawarkan dengan harga tertinggi masing-masing Rp235 juta dan Rp299,9 juta.
Komitmen Pemerintah dan Arahan Presiden
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa segmen di bawah Rp300 juta menjadi patokan utama program mobil nasional. Hal ini untuk memastikan keterjangkauan (affordability) bagi masyarakat luas.
Airlangga juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan untuk menyiapkan anggaran khusus guna mendukung pengembangan mobil nasional ini.
i2C Project: Calon Kuat Mobil Nasional
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan kode bahwa calon mobil nasional sempat dipamerkan di ajang GIIAS 2025. Pernyataan ini mengarah pada Indigenous Indonesia Car (i2C Project).
Meski Presiden telah menunjuk PT Pindad sebagai produsen yang ditargetkan mulai produksi pada 2027, i2C Project menjadi salah satu konsep yang paling menonjol. SUV listrik konsep ini mengusung unsur-unsur kebudayaan Indonesia, seperti nuansa kemerdekaan 1945 dan simbol burung garuda.
Spesifikasi Konsep SUV Listrik i2C Project
Mobil konsep ini memiliki dimensi yang cukup besar:
- Panjang: 4.910 mm
- Lebar: 1.848 mm
- Tinggi: 1.690 mm
- Jarak sumbu roda: 2.965 mm
Untuk powertrain, i2C Project mengandalkan baterai jenis NMC berkapasitas 83,4 kWh. Dengan baterai ini, mobil diklaim mampu menempuh jarak hingga 617 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC (China Light-Duty Vehicle Test Cycle).
Masa Depan Mobil Nasional Indonesia
Dengan target harga di bawah Rp300 juta dan dukungan penuh pemerintah, mobil nasional diharapkan dapat menjadi game changer di industri otomotif lokal. Perkembangan proyek i2C Project dan produksi oleh PT Pindad akan menjadi hal yang sangat dinantikan menuju tahun 2027.
Artikel Terkait
Koalisi Sipil Kritik Surat Telegram Panglima TNI Soal Status Siaga I
Jusuf Kalla Peringatkan Ancaman Gagal Bayar Utang Akibat Defisit APBN
Pekerja Migran Indonesia Tewas Diduga Dianiaya di Arab Saudi Setelah Dua Tahun Hilang Kontak
Skateboard Kini Lebih dari Sekadar Olahraga, Simbol Budaya dan Ekspresi Diri Anak Muda