Fakta Awal Mula Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Jokowi: Diungkap Kuasa Hukum Eggi Sudjana

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:00 WIB
Fakta Awal Mula Roy Suryo Cs di Kasus Ijazah Jokowi: Diungkap Kuasa Hukum Eggi Sudjana

Elida juga menceritakan momen menegangkan saat ijazah asli Jokowi akhirnya diperlihatkan dalam gelar perkara khusus di Mapolda Metro Jaya, Senin (15/12/2025). Suasana sempat memanas terkait prosedur pembukaan barang bukti.

Elida mengklaim, meski dilarang menyentuh, dirinya berhasil meraba permukaan ijazah. "Saya tusuk dengan ujung jari, saya pegang ada embos (tulisan timbul). Ada watermark-nya... Saya melihat, saya merinding dan terharu," ujarnya. Ia menegaskan dokumen yang dilihatnya adalah asli dari fotokopi yang selama ini beredar.

Bantahan Kubu Roy Suryo: Ijazah Tidak Mungkin Disentuh

Kuasa hukum Roy Suryo Cs, Abdul Gafur Sangaji, membantah keras klaim Elida Netti. Ia menegaskan pernyataan tentang meraba embos dan watermark adalah menyesatkan publik.

"Saya pastikan itu keterangan yang tidak benar. Ijazah itu... dilapisi plastik keras. Tidak mungkin jari bisa masuk. Saya sendiri tidak menyentuh karena dilarang penyidik," tegas Gafur di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/12/2025).

Gafur juga menyoroti kejanggalan, terutama pada perbedaan foto di ijazah SMA dan sarjana. Ia menekankan bahwa gelar perkara bukan forum pembuktian keaslian, dan pihaknya secara resmi meminta uji laboratorium forensik independen untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polemik Diprediksi Masih Berlanjut

Elida Netti mengaku puas dengan transparansi dalam gelar perkara, namun pesimistis polemik ijazah Jokowi akan segera berakhir. "Polemik ini sudah terlalu lama, ujungnya enggak pernah ketemu. Selalu jadi trending topic," katanya.

Sementara itu, kubu Roy Suryo menegaskan bahwa kasus ini menyangkut legitimasi mantan presiden dan berdampak konstitusional. Mereka mendorong pemeriksaan ilmiah independen untuk mendapatkan kejelasan hukum. Polemik ijazah Jokowi dipastikan masih akan bergulir panjang di ranah hukum dengan tuntutan transparansi sebagai sorotan utama.

Halaman:

Komentar