Lonjakan Kekayaan Arief Rosyid 2 Kali Lipat Saat Jadi Komisaris BSI, Tembus Rp 3,3 Miliar

- Kamis, 08 Januari 2026 | 02:50 WIB
Lonjakan Kekayaan Arief Rosyid 2 Kali Lipat Saat Jadi Komisaris BSI, Tembus Rp 3,3 Miliar
  • Total Kekayaan 2021 (Lapor 31 Maret 2022): Rp1.656.099.445
  • Total Kekayaan 2022 (Lapor 31 Maret 2023): Rp3.306.190.725
  • Selisih Kenaikan: Rp1.650.091.280 (99,64%)

Aset dan Kewajiban yang Dilaporkan

Kenaikan signifikan terutama didorong oleh peningkatan aset finansial:

  • Kas dan Setara Kas: Melonjak dari Rp1.176.350.077 (2021) menjadi Rp2.737.494.795 (2022).
  • Surat Berharga: Naik dari Rp97.811.919 menjadi Rp168.695.930.
  • Kendaraan: Satu unit Toyota Fortuner/Jeep senilai Rp400 juta.
  • Tanah/Bangunan: Tidak dilaporkan dalam kedua periode.
  • Utang: Kewajiban utang yang sebelumnya Rp18.062.551 pada 2021 menjadi nihil (0) pada 2022.

Pernyataan Viral dan Klarifikasi Arief Rosyid

Sorotan publik pada Arief Rosyid awalnya dipicu pernyataannya di acara bedah buku yang viral: "Jangankan benar, salah pun kita bela." Pernyataan ini menuai kritik karena dianggap mencerminkan fanatisme buta.

Arief kemudian memberikan klarifikasi bahwa ucapannya tidak dimaksudkan secara harfiah. "Sebagai anggota organisasi, saya punya kewajiban membela marwah ketua umum di publik, tetapi mengingatkan di dalam organisasi. Bang Bahlil adalah senior yang respek jika diingatkan," jelasnya.

Lonjakan kekayaan ini, yang tercatat resmi dalam LHKPN, menjadi perhatian publik seiring dengan peran politik dan posisinya di sejumlah BUMN strategis.

Halaman:

Komentar