- Total Kekayaan 2021 (Lapor 31 Maret 2022): Rp1.656.099.445
- Total Kekayaan 2022 (Lapor 31 Maret 2023): Rp3.306.190.725
- Selisih Kenaikan: Rp1.650.091.280 (99,64%)
Aset dan Kewajiban yang Dilaporkan
Kenaikan signifikan terutama didorong oleh peningkatan aset finansial:
- Kas dan Setara Kas: Melonjak dari Rp1.176.350.077 (2021) menjadi Rp2.737.494.795 (2022).
- Surat Berharga: Naik dari Rp97.811.919 menjadi Rp168.695.930.
- Kendaraan: Satu unit Toyota Fortuner/Jeep senilai Rp400 juta.
- Tanah/Bangunan: Tidak dilaporkan dalam kedua periode.
- Utang: Kewajiban utang yang sebelumnya Rp18.062.551 pada 2021 menjadi nihil (0) pada 2022.
Pernyataan Viral dan Klarifikasi Arief Rosyid
Sorotan publik pada Arief Rosyid awalnya dipicu pernyataannya di acara bedah buku yang viral: "Jangankan benar, salah pun kita bela." Pernyataan ini menuai kritik karena dianggap mencerminkan fanatisme buta.
Arief kemudian memberikan klarifikasi bahwa ucapannya tidak dimaksudkan secara harfiah. "Sebagai anggota organisasi, saya punya kewajiban membela marwah ketua umum di publik, tetapi mengingatkan di dalam organisasi. Bang Bahlil adalah senior yang respek jika diingatkan," jelasnya.
Lonjakan kekayaan ini, yang tercatat resmi dalam LHKPN, menjadi perhatian publik seiring dengan peran politik dan posisinya di sejumlah BUMN strategis.
Artikel Terkait
Profil Eny Retno, Istri Gus Yaqut: 21 Tahun Setia & Latar Belakang IPB
Korupsi Tambang & Sawit Rugikan Negara Rp186,48 Triliun, Pemerintah Gunakan AI
Ustaz Abdul Somad Unggah Penolakan Ceramah oleh Ansor, Bertepatan Gus Yaqut Jadi Tersangka Korupsi Haji
Ayah Prada Lucky Ditangkap TNI: Kronologi KDRT, Penyebab, dan Penjelasan Resmi