Indonesia Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026: Arti, Komitmen, dan Tema Presidency for All

- Kamis, 08 Januari 2026 | 14:50 WIB
Indonesia Terpilih Jadi Presiden Dewan HAM PBB 2026: Arti, Komitmen, dan Tema Presidency for All

“Kita harus berdiri untuk tatanan di mana perdamaian, kemakmuran, dan kemajuan bukan hak segelintir pihak, melainkan hak semua,” tegas Sidharto mengutip pernyataan Presiden Prabowo.

Tema “Presidency for All” dan Fokus Kepemimpinan

Mengusung tema “Presidency for All”, Indonesia berfokus pada pendekatan yang inklusif dan partisipatif. Sidharto berkomitmen untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari negara anggota dan non-anggota, lembaga PBB, institusi HAM nasional, hingga organisasi masyarakat sipil.

“Saya berkomitmen membangun kerja Dewan HAM yang lebih efektif, inklusif, dan dapat diakses oleh semua,” tuturnya. Komitmen ini termasuk pencegahan diskriminasi, promosi kesetaraan gender, serta peningkatan partisipasi negara kurang berkembang (LDCs) dan negara kepulauan kecil (SIDS).

Melihat Ke Depan: Peran Indonesia sebagai Penyeimbang Global

Di tengah meningkatnya polarisasi global dalam isu HAM, terpilihnya Indonesia dinilai sangat strategis. Posisi ini memperkuat rekam jejak Indonesia sebagai aktor kunci diplomasi multilateral dan bridge builder (pembangun jembatan) yang dipercaya komunitas internasional.

Indonesia juga berkomitmen melanjutkan agenda efisiensi kerja Dewan HAM, sekaligus memastikan prinsip universalitas, objektivitas, dan non-selektivitas dalam setiap pembahasan.

Halaman:

Komentar