Beasiswa ini diberikan sebagai bentuk kepedulian agar Khairun Nisya tetap dapat mewujudkan cita-citanya bekerja di dunia penerbangan secara legal dan profesional. Aeronef Academy, yang berlokasi di Pare, Kediri, Jawa Timur, berkomitmen untuk membekali Nisya dengan keterampilan standar internasional.
"Kami tahu salah satu kewajiban anak berbakti adalah membuat ayah dan ibu bangga. Mari berjuang bersama," demikian pesan pendukung dalam tawaran tersebut. Kesempatan ini diharapkan menjadi titik balik karier bagi Nisya untuk menjadi pramugari sesungguhnya.
Keberadaan Nisya Kini Masih Misterius
Pasca klarifikasi videonya viral, keberadaan Khairun Nisya atau Khabrun Nisa masih menjadi teka-teki. Rumah keluarganya di Muara Kuang, Ogan Ilir, terlihat tertutup rapat. Kerabat dekatnya, Zarkasih, yang merupakan paman dari ayah Nisya, mengaku tidak mengetahui secara pasti keberadaan keluarga tersebut.
"Orang tua Nisya punya rumah di Palembang. Tapi kalau sekarang entah mereka ini pergi ke mana," kata Zarkasih. Ia juga mengungkapkan bahwa keluarga Nisya hanya pulang ke kampung halaman sesekali dan ia tidak mengetahui detail persoalan yang sebenarnya dihadapi sang cucu.
Meski banyak pro dan kontra mengiringi kasus ini, tawaran beasiswa ini membuka harapan baru bagi Nisya untuk memperbaiki kesalahan dan mengejar mimpinya dengan cara yang benar.
Artikel Terkait
SBY Tegaskan Persaudaraan Modal Utama Bangsa Kuat, Peringatkan Bahaya Konflik Internal
Gus Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji 2024: Fakta, Sindiran Yudo Sadewa, dan Kekayaan
Intervensi AS di Venezuela: Analisis Hegemoni, Minyak, dan Ancaman Kedaulatan
KPK Tetapkan Mantan Menag Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji: Rp100 Miliar Dikembalikan