Klaim Gus Miftah Soal Diplomasi Prabowo dan BBM Dikoreksi Analis Berbasis Data

- Rabu, 15 April 2026 | 17:00 WIB
Klaim Gus Miftah Soal Diplomasi Prabowo dan BBM Dikoreksi Analis Berbasis Data

PARADAPOS.COM - Sebuah klaim dalam ceramah pendakwah Gus Miftah mengenai peran Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas harga BBM Indonesia memicu perdebatan publik. Klaim yang viral di media sosial tersebut menyebutkan bahwa diplomasi Prabowo memungkinkan kapal Indonesia melintas dengan aman di Selat Hormuz di tengah ketegangan geopolitik, sehingga harga bahan bakar minyak di dalam negeri tidak naik. Klaim ini kemudian dibantah oleh sejumlah pihak yang merujuk pada data pelacakan kapal terbuka.

Klaim Gus Miftah Soal Diplomasi dan Harga BBM

Dalam sebuah pengajian yang kemudian menyebar luas, Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah, memberikan pujian terhadap kinerja pemerintah. Ia mengaitkan kemampuan diplomasi Presiden Prabowo Subianto dengan kondisi ekonomi domestik, khususnya harga energi. Menurutnya, keberhasilan negosiasi di kawasan rawan konflik berimbas langsung pada stabilitas harga di tingkat konsumen.

"Hebatnya, Pak Prabowo apa? Di saat kapal yang melintas dicegat Iran, dua kapal Pertamina yang membawa minyak atas diplomasi Pak Prabowo kapal Indonesia boleh melewati Selat Hormuz. Itu lah salah satu penyebab kenapa BBM Indonesia tidak naik," ungkapnya.

Bantahan Berbasis Data dari DJ Donny

Klaim yang disampaikan Gus Miftah itu tidak lama kemudian mendapat sorotan dan koreksi. Influencer dan analis maritim, DJ Donny, menilai pernyataan tersebut tidak akurat dan dapat menyesatkan publik. Ia menekankan bahwa dalam era digital ini, informasi pergerakan kapal dapat diverifikasi secara mandiri oleh siapa pun melalui sistem pelacakan maritim berbasis satelit (AIS).

Berdasarkan penelusurannya terhadap data real-time, dua kapal yang disebut-sebut, Pertamina Pride dan Gamsunoro, justru tidak berada di dekat Selat Hormuz saat pernyataan itu beredar. Posisi mereka terlacak berada di perairan sekitar Bahrain dan Dubai, jauh dari lokasi insiden yang digambarkan.

"Pernyataan itu menurut saya sangat menyesatkan. Sekarang posisi kapal bisa dicek secara online," tegas DJ Donny dalam tanggapannya yang juga viral.

Lebih jauh, ia memberikan konteks yang lebih luas. DJ Donny menjelaskan bahwa stabilitas harga BBM merupakan hasil dari banyak faktor kompleks, bukan semata-mata diplomasi tunggal. Kebijakan internal pemerintah, mekanisme subsidi, serta strategi operasional Pertamina dalam mengelola biaya dan pasokan dinilai memiliki peran yang jauh lebih signifikan dan langsung.

Polemik Publik dan Pentingnya Verifikasi

Debat yang mengemuka ini memicu berbagai reaksi dari masyarakat di ruang digital. Sebagian netizen menyerukan pentingnya setiap pernyataan publik, terutama dari figur berpengaruh, dilandasi oleh data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Di sisi lain, ada pula yang memandang perbedaan persepsi ini sebagai dinamika biasa dalam diskursus publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan atau klarifikasi lebih lanjut dari Gus Miftah terkait koreksi yang diberikan. Polemik ini menyisakan pelajaran tentang urgensi verifikasi informasi sebelum menyebarkannya, khususnya untuk narasi yang melibatkan isu teknis geopolitik dan ekonomi yang berdampak luas. Dalam situasi ketegangan global, akurasi data menjadi fondasi utama untuk memahami dampaknya terhadap kondisi dalam negeri.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar