paradapos.com - Indonesia saat ini mungkin sedang membangun kekuatan udaranya dengan membeli berbagai jenis jet tempur.
Misalnya sajuh ini Indonesia sudah resmi membeli jet tempur Rafale dari Prancis.
Menurut Capital.fr, Indonesia akan membeli 42 unit jet tempur Rafale dari Prancis pada 10 Februari 2022 lalu.
Indonesia juga sudah menyelesaikan ketiga kontrak pembelian Rafale hingga Januari 2024 lalu.
Nilai transaksi untuk membeli Rafale dari Prancis diperkirakan mencapai 8,1 miliar dollar AS.
Tak hanya Rafale, Indonesia juga berencana membeli jet tempur dari Amerika Serikat.
Menurut Defense World, Indonesia berkomitmen untuk membeli 24 unit jet tempur F-15EX pada 21 Agustus 2023 lalu.
Indonesia sudah menandatangani nota kesepahaman untuk membeli jet tempur buatan Boeing tersebut.
Namun, selain penguatan jet tempur Indonesia juga membeli berbagai jenis peralatan udara.
Hal ini diungkapkan oleh situs Vietnam.vn, yang menyebut Indonesia membeli banyak peralatan udara dan berupaya memodernisasi angkatan udaranya.
Pada tanggal 15 Juni 2023, saat Kementerian Pertahanan Indonesia mengonfirmasi bahwa pihaknya membeli 12 unit Mirage 2000-5 bekas dari Qatar.
Indonesia juga membeli beberapa perlengkapan udara seperti diungkapkan situs Vietnam tersebut.
Pada tanggal 18 Juni, produsen senjata Perancis Thales dan perusahaan pertahanan Indonesia PT Len Industri juga mengumumkan bahwa Indonesia telah memesan 6 radar militer jarak jauh dari Thales untuk memperkuat upaya pemantauan wilayah udara kepulauan yang luas ini.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Prajurit TNI Ditemukan Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Tangerang, Empat Orang Ditangkap
Hasto Kritik Pelibatan Babinsa Urus Pajak: Langkah Mundur ke Era Kolonial
Ahli Forensik Digital Kritik Kesalahpahaman Publik soal Kepemilikan Data dalam Polemik Ijazah Jokowi
Perubahan Posisi Duduk Gibran di Sidang Kabinet Picu Spekulasi Publik