23 Agustus 2022 PANI menerbitkan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu, seluruhnya diserap oleh Agunh Sedayu dan Salim Grup.
Sejak itulah, aksi korporasi menjadi pendorong saham PANI meroket sampai ke Rp 19.000 (naik 4000%) EMPAT RIBU PERSEN!
Jadi, Agung Sedayu dan Salim dari harga saham yang dibeli di HMETD dan sekarang dijual di bursa ya sudah cuan 4000 kali...
Siapa yang gak mau kan?
Kenaikan harga saham ini bisa terjadi karena status PSN (artinya proyek PIK 2 ini digaransi Negara -red), dengan nilai akuisisi lahan murah, lalu dijual gambar kawasan elit PIK 2. Uang muka pelanggan saja total sudah masuk Rp 11 Triliun!
Begitulah cara Oligarki mencetak uang, dan membaginya dengan kekuasaan.
👉 SIMAK SELENGKAPNYA video paparan Yanuar Rizky di KompasTV
[VIDEO]
Artikel Terkait
Proyek Lumbung Pangan 2025 Disorot: Anggaran Dipakai Sejak 2024, Ini Potensi Kerugian Negara
Motor Pemberian Kapolres ke Penjual Es Kue Viral Dipakai Anak untuk Ojol, Dedi Mulyadi Syok
TNI Beri Bantuan Kulkas dan Kasur ke Pedagang Es Gabus, Babinsa Pelapor Dihukum
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan, 1 Luka Serius