Istana melalui Sekretaris Kabinet Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg) Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya membantah Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi mengundurkan diri dari jabatannya.
Isu ini mencuat usai Presiden Prabowo Subianto berulang kali menyinggung pernyataan Hasan Nasbi sebagai pola komunikasi yang buruk bagi pejabat pemerintah. Hal ini merujuk saat Hasan merespon kabar teror kepada wartawan TEMPO melalui pengiriman kepala babi dalam kardus.
“Wah isu dari mana, ini masih ngantor seperti biasa, baru aja selesai rapat bareng,” kata Teddy kepada awak media, Rabu (16/4/2025).
Menurut dia, Hasan masih bertugas dan bekerja secara normal. Dia mengklaim tak ada perubahan kerja yang dilakukan Hasan bersama seluruh anggota PCO.
Sebelumnya, Hasan juga sempat membantah sejumlah kabar dirinya akan meninggalkan jabatan sebagai juru bicara kepresidenan. Dia mengklaim sudah melakukan klarifikasi terhadap sejumlah pernyataan yang menimbulkan kegaduhan dan polemik.
“Saya masih ngantor seperti biasa,” kata Hasan kepada awak media.
Polemik pernyataan Hasan tersebut kabarnya turut membuat Prabowo meminta seluruh jajaran Kabinet Merah Putih memperbaiki pola komunikasi publik. Dia pun kabarnya akan merombak struktur dan fungsi PCO. Termasuk potensi membentuk sendiri tim komunikasi yang bisa menjadi juru bicara dirinya kepada wartawan atau masyarakat.
Sumber: suaranasional
Foto: Hasan Nasbi (IST)
Artikel Terkait
Prabowo Usulkan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI
Polisi Gelar Perkara untuk Tentukan Status Dua Terduga Penista Agama di Balik Tantangan Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras
Maman Imanulhaq Minta Kemenag Kaji Ulang Rencana Kelola Dana Wakaf di Pasar Modal
Zulhas Akui Banyak Kecurangan di Program MBG dan Pembangunan 80.000 Kopdes, Pemerintah Janji Perbaiki